Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD saat debat cawapres perdana pada Jumat (22/12/2023). (youtube.com/KPU RI)

Jakarta, IDN Times - Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, mengklaim Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mengamankan dana Rp677 triliun dari hasil korupsi. Menurutnya, uang sebesar itu sebenarnya bisa digunakan dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi dengan disalurkan ke UMKM.

"Begini Pak (Muhaimin Iskandar), kami Ganjar-Mahfud itu menargetkan pertumbuhan ekonomi kita tujuh persen. Itu hitungannya mudah, betapa saya menyelamatkan korupsi, yang mengurus lagsung kantor saya (Kemenko Polhhukam) saja Rp677 triliun. Itu kalau dibagi ke UMKM, luar biasa," ujar Mahfud dalam debat cawapres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (22/12/2023).

Selain itu, Mahfud juga membeberkan data dari Indonesia Corruption Watch (ICW) dari 2014, ada dana hasil korupsi sebesar Rp233,7 triliun.

"Kemudian yang ditemukan oleh ICW sejak 2014, yang sudah inkrah korupsi itu berapa? Rp233,7 triliun! Nah, ini kalau kita pangkas dalam penindakan hukum yang benar, tapi Anda berani dengan ICOR (Incremental Capital Output Ratio) empat saja, itu cukup tujuh persen, apalagi empat sampai lima (ICOR)," ujar Mahfud

Curated For You

Editorial Team

Related Article