Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Massa berkumpul nobar sidang ijazah Jokowi di PN Jaktim, Kamis (5/11/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Massa menggelar nonton bareng sidang dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Jokowi di luar PN Jakarta Timur melalui layar dan pengeras suara.
  • Pendukung Jokowi dan simpatisan Roy Suryo-Dokter Tifa hadir di lokasi, dengan respons berbeda; massa masih bertahan hingga pukul 15.35 WIB.
  • Sidang kedelapan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam perkara Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma, dikawal 6.770 personel gabungan TNI-Polri serta kendaraan pengamanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (5/11/2026)

PN Jakarta Timur menggelar sidang kedelapan perkara tudingan ijazah palsu dengan Jokowi sebagai saksi. Massa pendukung Jokowi dan Roy Suryo menonton jalannya sidang dari luar pengadilan, sementara 6.770 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk pengamanan.

pukul 15.35 WIB

Massa masih bertahan di lokasi, meski jumlahnya berkurang dibanding pagi hari. Aparat tetap bersiaga, sementara pendukung Jokowi berdangdutan dan simpatisan Roy Suryo-Dokter Tifa berkumpul di sekitar JPO.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Massa menggelar nonton bareng sidang dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi data elektronik terkait tudingan ijazah palsu Jokowi dari luar PN Jakarta Timur.
  • Who?
    Joko Widodo hadir sebagai saksi; Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma berstatus terdakwa. Pendukung Jokowi, simpatisan Roy Suryo-Dokter Tifa, serta aparat TNI-Polri berada di lokasi.
  • Where?
    Nonton bareng berlangsung di luar pagar Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur, dekat gerbang dan sekitar jembatan penyeberangan orang.
  • When?
    Kegiatan berlangsung Kamis, 5 November 2026. Massa masih bertahan hingga pukul 15.35 WIB, meski jumlahnya berkurang dibandingkan pagi hari.
  • Why?
    Pengadilan menggelar sidang kedelapan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu, dengan Jokowi dijadwalkan memberikan kesaksian.
  • How?
    PN Jakarta Timur memasang layar televisi dan pengeras suara di dekat gerbang. Sebanyak 6.770 personel gabungan TNI-Polri, dua water cannon, dan mobil penerangan disiagakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Orang-orang nonton sidang Jokowi dari luar Pengadilan Jakarta Timur. Mereka melihat TV dan dengar pengeras suara. Jokowi jadi saksi dalam perkara Roy Suryo dan Tifauzia soal tuduhan ijazah palsu. Pendukung Jokowi bertepuk tangan dan dangdutan. Pendukung Roy ada di sisi lain. Banyak polisi dan tentara masih berjaga supaya semuanya tertib.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penyediaan layar televisi dan pengeras suara di luar PN Jaktim memberi ruang bagi masyarakat untuk mengikuti persidangan meski tidak berada di dalam gedung. Di tengah antusiasme pendukung yang berbeda, pengamanan besar serta imbauan ketertiban membantu menjaga kegiatan berlangsung terpantau, sementara sebagian massa memilih suasana santai dengan dangdutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sekelompok orang tampak antusias menyaksikan jalannya persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi data elektronik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo. Kegiatan nonton bareng (nobar) ini digelar dari luar pagar Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5/11/2026).

Massa tersebut menyaksikan dengan seksama sebuah layar televisi dan pengeras suara yang sengaja dipasang pihak PN Jaktim di dekat gerbang sehingga masyarakat yang hadir bisa menyaksikan.

Sekelompok orang yang hadir berkali-kali bertepuk tangan hingga teriak ketika ada momen panas antara Jokowi sebagai saksi dalam sidang dengan Roy Suryo yang berstatus terdakwa.

"Seru aja nih nontonnya, meskipun gak bisa di dalam tapi kan tetap ketahuan apa aja yang di bahas," kata seorang bapak-bapak yang merupakan pendukung Jokowi.

Sementara tak jauh dari lokasi layar siaran itu, terdapat pula kelompok pendukung Roy Suryo yang sesekali meledek massa simpatisan Jokowi.

Pantauan IDN Times di lokasi, massa masih bertahan hingga pukul 15.35 WIB. Namun jumlahnya tak sebanyak yang hadir saat pagi. Ribuan aparat kepolisian lengkap dengan kendaraan taktis (rantis) juga masih bersiaga di lokasi.

Pendukung Jokowi yang semula orasi di atas tiga mobil komando, kini memilih menggelar aksi santai dengan dangdutan.

Sedangkan, simpatisan Roy Suryo-Dokter Tifa cenderung bergerombol di sisi lain. Mereka duduk di sekitar jembatan penyeberangan orang (JPO).

Pengadilan Jakarta Timur menggelar sidang perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma. Pada sidang kedelapan ini, Presiden ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo diagendakan hadir sebagai saksi.

Untuk mengamankan jalannya persidangan, sebanyak 6.770 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan. Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, ribuan personel tersebut terdiri dari 1.200 personel TNI dan 5.570 personel Polri.

Polisi juga menyiapkan dua unit mobil water cannon atau AWC serta mobil penerangan untuk menyampaikan imbauan kepada massa agar menjaga ketertiban.

Curated For You

Editorial Team

Related Article