Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengaku siap menggerakkan 552 pemerintah daerah (pemda) di seluruh Indonesia, agar ikut program komponen cadangan (Komcad) bagi aparatur sipil negara (ASN). Hal itu lantaran Tito melihat ada manfaat positif usai ASN ikut digembleng ala militer lewat komcad.
"Kami siap untuk menggerakkan 552 pemda di 38 provinsi, 415 kabupaten dan 98 kota, untuk melaksanakan latihan ini secara bertahap dan menyeluruh di Indonesia," kata Tito dalam acara penutupan program Komcad ASN gelombang kedua di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (29/9/2026).
Berdasarkan data yang dibagikan Kementerian Pertahanan (Kemhan), ada 2.245 ASN telah dinyatakan lulus program ASN. Sebanyak 1.481 ASN merupakan pegawai laki-laki dan 761 lainnya perempuan. Mereka berasal dari 50 kementerian atau lembaga pemerintah.
Mantan Kapolri itu menjelaskan ribuan ASN yang digembleng selama 37 hari itu datang dari berbagai latar belakang profesi, jabatan, pendidikan, dan keahlian yang beragam. Keberagaman, kata Tito, merupakan kekuatan, karena pertahanan negara membutuhkan dari kapasitas nasional.
Dalam forum itu, Tito mengutip pernyataan yang pernah disampaikan Presiden Prabowo Subianto soal negara yang dapat mampu bertahan selama ratusan tahun. Tito menyebut ada tiga komponen utama yang membuat negara dapat bertahan ratusan tahun.
Pertama, negara tersebut memiliki militer yang kuat untuk menjaga negara, kedaulatan negara dari gangguan negara luar. Kedua, negara itu memiliki kepolisian atau intelijen yang kuat untuk menjaga keamanan, ketertiban, stabilitas dan keamanan di dalam negeri.
"Ketiga, negara tersebut memiliki aparatur sipil negara yang mampu menjalankan roda pemerintahan secara efektif dan efisien," tutur Tito.
