Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan pemerintah siap menghelat Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) ke XVI di Papua. Bahkan, ia optimistis acara Peparnas akan sama suksesnya seperti perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.
Namun, ia mewanti-wanti penerapan protokol kesehatan di Papua tak boleh kendor. Mahfud tak ingin muncul klaster COVID-19 di Peparnas sama seperti ketika PON XX digelar pada Oktober ini. Ketika PON Papua 2021 muncul lebih dari 80 orang yang tertular COVID-19.
"Jangan sampai Peparnas besok membuat noda, karena itu kami menggelar rapat untuk menjamin keamanan dan penegakan protokol kesehatan saat pelaksanaan acara di Jayapura," kata Mahfud dalam keterangan tertulis pada Selasa (26/10/2021).
Mahfud menggelar rapat koordinasi dengan pejabat lintas kementerian untuk memastikan Peparnas XVI digelar dalam kondisi aman. Berdasarkan data, Peparnas Papua 2021 bakal dihelat pada 2 hingga 15 November 2021. Sama seperti pelaksanaan PON, Peparnas XVI bakal digelar di Kota dan Kabupaten Jayapura.
Jumlah atlet dan kontingen yang terlibat tidak sebanyak di acara PON XX lalu. Jumlah atlet dan kontingen untuk Peparnas XVI sebanyak 3.500 orang.
Apa saja yang menjadi perhatian pemerintah dari Peparnas XVI 2021 ini?