Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menteri Transportasi Spanyol Mundur usai Kecelakaan Kereta Cepat Urda

2 min read
Menteri Transportasi Spanyol Mundur usai Kecelakaan Kereta Cepat Urda
Kereta Cepat Renfe di Spanyol. (unsplash.com/massreuy)
  • Menteri Transportasi Spanyol Oscar Puente mundur setelah kecelakaan kereta cepat Renfe dan Iryo di Urda, Toledo, menewaskan 69 orang; insiden ini kecelakaan fatal kedua pada 2026.

  • Puente menyebut pengunduran dirinya sebagai bentuk harga diri politik dan empati korban. Perdana Menteri Pedro Sanchez mendukung keputusan tersebut serta mengapresiasi kinerja dan respons Puente.

  • Pemerintah Spanyol telah mengidentifikasi seluruh 69 korban tewas, termasuk 15 warga asing, dan menyiapkan bantuan 30 juta euro bagi keluarga korban meninggal maupun terluka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Transportasi Spanyol, Oscar Puente mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya pada Selasa (3/11/2026). Keputusan ini didorong oleh kecelakaan kereta cepat milik negara, Renfe dan kereta cepat swasta, Iryo di Urda, Toledo pekan lalu. 

Kecelakaan kereta cepat Urda yang menewaskan 69 orang ini menjadi yang terburuk dalam 10 tahun terakhir. Selain itu, kecelakaan ini menjadi yang kedua pada tahun ini setelah kecelakaan kereta cepat di Adamuz, Cordoba pada Januari 2026. 

  1. 1. Puente mengakui tidak dapat lanjutkan jabatannya

    ilustrasi bendera Spanyol
    ilustrasi bendera Spanyol (unsplash.com/harlynkingm)

    Puente mengatakan bahwa dirinya tidak pantas melanjutkan jabatannya usai dua kecelakaan fatal kurang dalam setahun. Menurutnya, keputusan ini sebagai bentuk harga diri politik dan empati kepada seluruh korban. 

    “Saya membuat keputusan mengenai masa depan sejak menit pertama kecelakaan terjadi. Seorang menteri transportasi di negara seperti Spanyol tidak bisa melanjutkan jabatannya usai dua insiden kecelakaan serius kurang dari setahun,” terangnya, dikutip dari Democrata. 

    Puente mengakui bahwa pengunduran dirinya akan berdampak pada Kementerian Transportasi dan kehadirannya di Partai PSOE pada pemilihan umum November mendatang. Ia mengakui tidak akan masuk dalam calon kandidat parlemen di Valladolid. 

  2. 2. Sanchez hargai keputusan Puente dan mengapresiasi kinerjanya

    Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez.
    Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez. (Presidencia de la República del Ecuador, Public domain, via Wikimedia Commons)

    Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez mendukung keputusan Puente. Ia mengapresiasi Puente yang tidak melarikan diri dan selalu hadir serta memberikan solusi usai kecelakaan fatal kereta cepat di Urda pekan lalu. 

    Dilansir EFE, pemimpin sayap kiri itu menyebut bahwa Puente memperlihatkan harga dirinya untuk negara dan menunjukkan bahwa tidak semua politikus sama. Menurutnya, Puente sudah bekerja dengan baik selama ini. 

    Sebelum mengumumkan resign, Puente sudah berbicara dengan Sanchez soal rencananya ini. Setelah ini, Sanchez akan memutuskan menunjuk orang baru atau memilih orang dari koalisi pemerintahannya menjadi menteri transportasi sementara. 

  3. 3. Spanyol selesai identifikasi 69 korban tewas kecelakaan kereta cepat Urda

    ilustrasi bendera Spanyol
    ilustrasi bendera Spanyol (pexels.com/adrian-bradley)

    Sehari sebelumnya, pemerintah Spanyol mengumumkan selesainya identifikasi 69 korban tewas dalam kecelakaan kereta cepat di Urda, Toledo. Korban tewas diketahui mayoritas berasal dari Spanyol yang berjumlah 54 orang. 

    Dilansir Euronews, terdapat 15 warga negara asing yang tewas dalam kecelakaan kereta cepat ini. Sebanyak 4 orang berasal dari Amerika Serikat (AS), 2 warga Australia, 2 warga Jepang dan 1 orang asal Argentina, Kanada, Prancis, Meksiko, Portugal, Tunisia, Republik Ceko. 

    Pemerintah Spanyol juga mengumumkan bantuan sebesar 30 juta euro (Rp607 miliar) untuk keluarga korban tewas dan terluka. Selain itu, Spanyol menekankan untuk memulihkan kepercayaan publik untuk menggunakan kereta cepat di negaranya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More