Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mensos Uji Coba Penyaluran Bansos di 900 Titik Kopdes
Gerai Kopdes Merah Putih di Pakansari Bogor. IDN/Times Linna Susanti
  • Kemensos akan menguji coba penyaluran bansos triwulan III melalui 900 titik Koperasi Desa Merah Putih yang siap beroperasi, dengan layanan agen perbankan.
  • Uji coba tetap memakai regulasi Himbara: agen bank ditempatkan di gerai koperasi, sementara PT Pos melayani wilayah 3T serta lansia dan penyandang disabilitas berat.
  • Bansos PKH dan BPNT menjadi fokus penyaluran. Kemensos juga menargetkan penerima menjadi anggota koperasi, menjual produk, dan berbelanja kebutuhan pokok di sana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul akan segera melakukan uji coba atau pilot project penyaluran bansos lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di 900 titik lokasi.

"Ini kita akan coba jajaki. Karena sekarang sudah mulai proses penyaluran triwulan 3, nanti akan kita lihat dan simulasikan. Kita akan coba dulu penyaluran di 900 titik KDMP yang sudah siap beroperasi. Dan yang akan melayani nantinya adalah agen-agen dari perbankan," kata Gus Ipul dalam keterangan, Jumat (31/7/2026).

1. Bank Himbara akan buak agen di Kopdes

Pemerintah Kota Surabaya mengintensifkan pelaksanaan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital sebagai bagian dari program percontohan nasional. Melalui sistem yang terintegrasi, pemerintah berharap proses validasi penerima bantuan sosial (bansos) menjadi lebih akurat, cepat, dan tepat sasaran. (dok. Pemkot Surabaya)

Ia menjelaskan bahwa selama ini penyaluran bansos dilakukan melalui Himbara atau PT Pos. Kedepan, Kemensos akan mendekatkan akses pencairan ini ke tingkat desa melalui KDMP.

"Uji coba di KDMP tidak mengubah mekanisme regulasi yang ada. Bank Himbara akan ditugaskan untuk membuka perwakilan (agen bank) di gerai KDMP, sehingga data penerima manfaat tetap dipegang dan diproses oleh bank," katanya.

2. Bansos PKH dan Sembako yang disalurkan melalui Kopdes

PosIND Cetak Prestasi Gemilang: Dalam 10 Hari Bansos PKH dan Program Sembako Terealisasi 90% (dok. PosIND)

Dia menerangkan ada dua jenis bansos yang disalurkan, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Ia menegaskan bahwa tidak akan ada pengalihan penuh. PT Pos tetap memiliki peran krusial khusus untuk target masyarakat di daerah 3T dan penerima manfaat dengan kondisi khusus, seperti lansia atau penyandang disabilitas berat, di mana PT Pos bertugas mengantarkan bansos secara langsung ke rumah mereka.

"KDMP itu kan posisinya di desa, sehingga penerima manfaat tidak perlu jauh-jauh dan bisa lebih mudah mengakses," jelas Gus Ipul.

"Jadi, ada dua pilihannya. Pertama, pihak perbankan akan membuka agen di KDMP-KDMP. Yang kedua, kalau regulasinya sudah ada perubahan, bisa jadi penyalurannya lewat langsung ke KDMP. Tapi, untuk sekarang regulasinya memang melalui Himbara," katanya.

3. Seluruh penerima bansos akan jadi anggota Kopdes

Warga Kota Malang mencairkan bansos PkH di Kantor Kelurahan Polowojen. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Gus Ipul juga memaparkan empat rencana strategis Kementerian Sosial yang diintegrasikan dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

"Yang pertama mendorong seluruh penerima manfaat atau keluarga penerima manfaat dapat menjadi anggota KDMP," ujarnya.

Kemudian yang kedua, produk-produk dari penerima manfaat bisa dijual di KDMP. Ketiga, penyaluran bansos nanti secara bertahap akan dilaksanakan di KDMP dan yang terakhir pembelanjaan kebutuhan-kebutuhan pokok bisa dilakukan oleh keluarga penerima manfaat di KDMP di tempat tinggal masing-masing.

Curated For You

Editorial Team

Related Article