Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mentrans Dorong Digitalisasi, Warga Yapsi Papua Bisa Cek Obat
Warga Yapsi bisa mengecek ketersediaan obat sebelum mendatangi Puskesmas Pembantu (Pustu)/( dok Mentrans)).
  • Menteri Transmigrasi M. Iftitah mendorong kreativitas dan digitalisasi kawasan transmigrasi agar menjadi lumbung ekonomi baru serta produk lokal mampu menembus pasar nasional.

  • Tim Ekspedisi Patriot ITB membuat Lerehfarma.id di Distrik Yapsi, Jayapura, agar warga dapat mengecek stok obat sebelum menempuh perjalanan ke Pustu.

  • TEP ITB melatih tenaga kesehatan dari Puskesmas Yapsi dan delapan Pustu mengelola informasi obat, pengaduan warga, serta data penyakit demi keberlanjutan sistem.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mendorong transformasi kawasan transmigrasi melalui kreativitas dan digitalisasi. Salah satu penerapannya dilakukan di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua, melalui situs Lerehfarma.id yang memungkinkan warga mengecek ketersediaan obat sebelum mendatangi Puskesmas Pembantu (Pustu).

"Kawasan transmigrasi harus bertransformasi menjadi lumbung ekonomi baru. Produk-produk lokal dari para transmigran harus bisa menembus pasar nasional dengan sentuhan kreativitas dan digitalisasi," kata Menteri Iftitah dalam keterangan, Kamis (29/10/2026).

1. Situs dibuat anak ITB

Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Teknologi Bandung (ITB) buat situs obat /( dok Mentrans)

Lerehfarma.id dibuat oleh Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Teknologi Bandung (ITB). Melalui situs tersebut, warga dapat mengetahui ketersediaan obat sehingga tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke Pustu ketika obat yang dibutuhkan sedang kosong.

Terima kasih telah dibuatkan web Lerehfarma. Jika obat kosong, warga bisa langsung tahu, tidak perlu jauh-jauh ke Pustu," kata Suster Sinta, tenaga kesehatan di Distrik Yapsi, saat pengenalan Lerehfarma.id.

2. TEB ITB latih nakes

Ilustrasi nakes melakukan rapid test (IDN Times/Herka Yanis)

Agar situs tersebut terus berjalan, TEP ITB melatih tenaga kesehatan setempat. Pelatihan dipusatkan di Kampung Ongan Jaya, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, dengan peserta tenaga kesehatan dari Puskesmas Yapsi dan delapan Pustu.

Pelatihan ini melanjutkan pendampingan sejak awal Oktober 2026. Tenaga kesehatan mempelajari tiga fitur utama, yakni informasi ketersediaan obat, pengaduan warga, dan data penyakit. Mereka juga berlatih alur kerja dan koordinasi agar setiap informasi yang masuk dapat ditindaklanjuti.

3. Bisa lebih bermanfaat

Ilustrasi nakes. Instagram.com/rumahsakitlapangan

Ketua Tim TEP ITB, Muhammad Yudhistira Azis, menyebut tenaga kesehatan sebagai penggerak utama sistem tersebut.

"Lerehfarma.id sudah berkembang dengan baik untuk kawasan Yapsi. Harapannya, sistem ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Kita membutuhkan tenaga kesehatan yang menjadi pelopor untuk memastikan ini benar-benar berjalan dan digunakan secara berkelanjutan," ujar Yudhistira.

Curated For You

Editorial Team

Related Article