Jakarta, IDN Times - Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan pada akhir 2026 ini hujan sudah mulai turun di sejumlah daerah. Puncak musim hujan di Pulau Jawa diperkirakan terjadi pada Januari 2026 hingga Februari 2027.
Sedangkan, di Pulau Kalimantan, puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada Januari 2027 hingga Maret 2027. Pulau Sumatra akan diguyur hujan deras pada periode Desember 2026 hingga Januari 2027.
Kini yang menjadi kekhawatiran terjadi banjir pada puncak musim hujan. BNPB memperkirakan ada 253 daerah yang rawan terhadap banjir. Sedangkan, 202 kabupaten atau kota rawan diterjang longsor di puncak musim hujan.
"Di Jawa ada 50 kabupaten atau kota yang rawan banjir, di Kalimantan ada 26 kabupaten yang berpotensi banjir, di Sulawesi ada 41 kabupaten atau kota yang rawan banjir hingga 17 kabupaten di Papua yang rawan banjir. Sehingga, secara jumlah dapat kami sampaikan pada akhir tahun ini hingga awal tahun depan, ada 253 kabupaten atau kota yang berpotensi terjadi banjir," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan seperti dikutip dari YouTube BNPB pada Rabu (28/10/2026).
"Secara historis, jumlah kabupaten atau kota yang berpotensi longsor, dapat terjadi di 202 kabupaten atau kota," imbuhnya.
Ia pun mengimbau warga untuk waspada ketika hujan mulai turun dan terjadi dalam waktu lama. Warga diminta melakukan langkah-langkah siap siaga, salah satunya dengan meninggalkan daerah yang berpotensi terjadi longsor.
"Atau bila terjadi banjir, bisa pergi ke lokasi yang lebih tinggi," tutur dia.
