Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Nadiem Bakal Dioperasi Lagi Usai Sempat Terkapar dan Dirawat di RS
Sidang Nadiem Makarim di kasus korupsi Chromebook ditunda. (IDN Times/ Aryodamar)
  • Nadiem Makarim, mantan Mendikbudristek, meminta izin kepada majelis hakim untuk menjalani operasi lanjutan usai mengikuti sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Laptop Chromebook.
  • Sebelumnya, Nadiem sempat terkapar di ruang tahanan dan dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya menurun, menurut keterangan pengacaranya Ari Yusuf Amir.
  • Dalam kasus ini, Nadiem bersama tiga terdakwa lain didakwa merugikan negara Rp2,1 triliun terkait pengadaan Chromebook dan CDM yang dinilai tidak diperlukan serta memperkaya 25 pihak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun 2020-2021

Nadiem Makarim bersama sejumlah pejabat Kemendikbudristek didakwa terkait pengadaan Chromebook dan CDM yang merugikan negara Rp2,1 triliun.

5 Mei 2026

Nadiem dilaporkan terkapar di ruang tahanan bawah PN Pusat dan kemudian dilarikan ke rumah sakit setelah kondisinya lemas.

6 Mei 2026

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Nadiem meminta izin kepada majelis hakim untuk menjalani operasi setelah persidangan karena belum pulih sepenuhnya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Nadiem Makarim akan menjalani operasi lanjutan setelah mengikuti persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
  • Who?
    Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, bersama terdakwa lain seperti Sri Wahyuningsih, Mulyatsyah, dan Ibrahim Arief, terlibat dalam perkara dugaan korupsi tersebut.
  • Where?
    Persidangan berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat. Sebelumnya Nadiem sempat dirawat di rumah sakit setelah terkapar di ruang tahanan bawah PN Pusat.
  • When?
    Sidang digelar pada Rabu, 6 Mei 2026. Kondisi kesehatan Nadiem menurun sejak Selasa sore, 5 Mei 2026.
  • Why?
    Nadiem harus menjalani operasi karena kondisi kesehatannya belum pulih sepenuhnya sesuai rekomendasi medis dari dokter yang menanganinya.
  • How?
    Nadiem meminta izin kepada majelis hakim untuk menjalani operasi segera setelah sidang dan memohon pengalihan status penahanan agar proses pemulihan tidak mengganggu jadwal persidangan berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Nadiem dulu menteri sekolah, sekarang dia lagi sidang karena dibilang salah soal beli laptop. Dia sakit dan sempat pingsan di tempat tahanan lalu dibawa ke rumah sakit. Setelah itu dia datang ke sidang tapi masih lemah dan mau operasi lagi. Hakim bilang kalau dia sakit lagi harus cepat kasih tahu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun masih dalam kondisi belum pulih sepenuhnya, Nadiem menunjukkan sikap kooperatif dan tanggung jawab dengan tetap hadir di persidangan serta menyampaikan secara terbuka kebutuhan medisnya. Respons hakim yang memperhatikan kondisi kesehatannya juga mencerminkan adanya kepedulian terhadap kemanusiaan di tengah proses hukum yang berjalan tertib dan transparan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Mantan Menteri  Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim belum sepenuhnya pulih meski telah mengikuti persidangan dugaan korupsi pengadaan Laptop Chromebook hari ini. Ia meminta izin kepada Majelis Hakim untuk dioperasi lagi selepas persidangan.

"Sesuai dengan resume medis dari dokter, saya harus segera operasi setelah ini. Dan mohon sekali permohonan status pengalihan penahanan dikabuli dengan segala rendah hati, Yang Mulia, sehingga saya bisa pulih dan tidak mengganggu jadwal sidang. Terima kasih, karena saya ingin sidang ini selesai juga secepat mungkin," ujar Nadiem dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026).

"Baik. Jadi untuk hari ini dari rutan atau dari rumah sakit tadi?" tanya hakim.

"Tadi baru saja dari rutan," jawab Nadiem.

"Oh dari rutan juga ya," ujar Hakim.

"Iya, kemarin di rumah sakit," jelas Nadiem.

Hakim kemudian meminta Nadiem langsung menyampaikan apabila kondisinya kembali menurun.

"Kami ingatkan nanti melihat kondisi saudara juga, ya. Kalau memang kondisi saudara agak drop atau seperti apa, mohon segera disampaikan, ya," ujar Hakim.

Sebelumnya, Nadiem disebut sempat terkapar di ruang tahanan dan dilarikan ke rumah sakit. Pengacara Nadiem, Ari Yusuf Amir mengatakan kondisi kliennya saat itu lemas.

"Sebetulnya sakitnya sejak kemarin sore. Dia sudah terkapar di ruang tahanan bawah PN Pusat, tapi belum dibawa ke RS, bahkan setelah sidang pun, tidak langsung di bawa ke RS, karena jaksa pelaksana di lapangan masih bingung administrasinya, tidak ada ketegasan dari Majelis Hakim atas kondisi ini," ujar Ari kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Dalam perkara ini, Nadiem didakwa bersama-sama Sri Wahyuningsih selaku Direktur Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tahun 2020-2021, Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, dan Ibrahim Arief (IBAM) selaku tenaga konsultan telah merugikan negara Rp2,1 triliun.

Jumlah itu berasal dari angka kemahalan harga Chromebook sebesar Rp1.567.888.662.716,74 (Rp1,5 triliun) serta pengadaan CDM yang tidak diperlukan dan tidak bermanfaat sebesar Rp621.387.678.730 (Rp621 miliar).

Selain itu, Nadiem dan para terdakwa lainnya juga disebut memperkaya 25 pihak. Atas perbuatannya, para terdakwa didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Editorial Team