Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ngaku TNI saat Cekcok, Pemotor Viral Ternyata Karyawan Marketing
Pengemudi sepeda motor yang mengaku anggota TNI ketika ditegur menggunakan trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki. (www.instagram.com/@cnovianingtyas)
  • Seorang pemotor di Depok viral setelah bersikap arogan dan mengaku sebagai anggota TNI saat ditegur karena mengendarai motor di trotoar.
  • Belakangan terungkap, pemotor bernama Syaiful Anwar bukan anggota TNI melainkan karyawan marketing yang tinggal di Pancoran Mas, Depok.
  • Syaiful menyampaikan permintaan maaf kepada institusi TNI dan masyarakat, khususnya pejalan kaki, atas tindakannya menggunakan trotoar serta membawa nama militer.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada bapak naik motor di trotoar, padahal itu buat orang jalan kaki. Dia dimarahin sama ibu bernama Cae. Bapaknya bilang dia tentara, tapi ternyata bukan, dia kerja di marketing. Videonya banyak orang lihat di internet. Sekarang bapak itu minta maaf ke TNI dan juga ke orang-orang yang jalan kaki.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Viral di media sosial seorang pengendara sepeda motor yang bersikap arogan ketika ditegur seorang perempuan di Jalan Kartini, Depok, Jawa Barat, pada Jumat, 7 Juli 2026.

Pemotor itu kena tegur lantaran ia mengemudikan sepeda motornya di jalur trotoar yang seharusnya digunakan pejalan kaki. Tetapi ketika ditegur, pemotor yang mengenakan kemeja batik itu mengaku sebagai anggota TNI.

"Ini (trotoar) buat pejalan kaki, bukan untuk sepeda motor. Ini kan Anda bisa turun di sini. Jangan ditiru kalau ada yang salah," ungkap perempuan bernama Cae yang menegur pengguna sepeda motor itu.

"Saya ini anggota, bukan apa-apa," kata pengguna sepeda motor itu.

"Saya gak peduli Anda anggota atau bukan, saya gak peduli. Saya mau ke gereja jangan bikin saya emosi," kata Cae, merespons kata-kata pemotor tersebut.

Ia sempat merekam kelakuan pemotor tersebut dan mengunggahnya ke akun media sosial pribadinya. Hasilnya video yang diunggah pada Jumat, 3 Juli 2026 itu mendapat lebih dari 700 ribu views dan lebih dari 12 ribu komentar.

1. Pemotor menggunakan trotoar dan melawan arah untuk menuju ke rumah

Pengemudi sepeda motor yang mengaku anggota TNI ketika ditegur menggunakan trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki. (www.instagram.com/@cnovianingtyas)

Cekcok tersebut terus berlanjut. Pengemudi sepeda motor itu mengatakan menggunakan trotoar dan melawan arus lantaran ingin menuju ke rumahnya. Lokasi rumah pemotor itu diklaim tak jauh dari lokasi.

"Saya ini tentara, mbak," kata si pemotor.

"Saya gak peduli jabatan bapak. Seharusnya kalau bapak tentara, bapak mengikuti aturan yang benar dong," kata Cae.

"Emang kenapa? Emang kenapa? Banyak kok orang-orang (yang melawan arus). Rumah saya dekat sini," kilah si pemotor.

Warganet sontak merespons video tersebut dengan kesal. Sebagian dari mereka heran mengapa pemotor yang melanggar aturan mengaku sebagai tentara.

"Anggota bos kuh. Anggota," ungkap seorang warganet, dikutip Senin (6/7/2026).

"Tentara? Kok melanggar? Gak malu ngaku anggota? Silakan ditindak anggota Anda," kata warganet lainnya.

Bahkan, prajurit TNI lainnya turut mengomentari dan memaki pengemudi sepeda motor tersebut.

"Goblok, udah salah, ngeyel, bawa nama instansi. Urusannya apa, cuk?" kata anggota TNI Angkatan Udara (AU) itu.

2. Pengemudi motor mengaku pegawai marketing bukan tentara

Pengemudi sepeda motor, Syaiful Anwar yang sempat mengaku anggota TNI sambil mengemudikan motor melewati trotoar. (Dokumentasi Kodam Jaya)

Dalam video klarifikasinya, pengemudi sepeda motor itu mengaku bernama Syaiful Anwar, yang merupakan warga sipil. Ia sehari-hari mengaku bekerja sebagai pegawai di bidang marketing dan tinggal di Pancoran Mas, Depok. Syaiful juga meminta maaf kepada TNI karena telah membawa-bawa institusi militer itu ketika cekcok dengan Cae.

"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada institusi TNI dan anggota TNI di seluruh Indonesia sebab saya telah mencemarkan nama baik institusi militer," ungkap Syaiful dalam video yang dibagikan Kodam Jaya.

Dalam video itu, Syaiful turut didampingi dua anggota TNI yang mengenakan seragam loreng motif malvinas.

3. Pengemudi motor juga meminta maaf kepada pejalan kaki

Pengemudi sepeda motor yang mengaku anggota TNI ketika ditegur menggunakan trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki. (www.instagram.com/@cnovianingtyas)

Di video itu, Syaiful turut menyampaikan permohonan maaf kepada pejalan kaki, karena telah mengemudikan motor di trotoar. Bahkan, ia sengaja mengemudikan motor melawan arus kendaraan.

"Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pejalan kaki karena telah menyalahgunakan trotoar dengan melawan arah menggunakan sepeda motor. Demikian permohon maaf saya agar bisa diterima oleh masyarakat di seluruh Indonesia," tutur dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article