Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelindo Perkuat Sinergi Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama para pemangku kepentingan memperkuat sinergi untuk mendorong percepatan operasional penuh Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, khususnya melalui penguatan konektivitas infrastruktur dan ekosistem logistik. (Dok. Pelindo)
  • Pelindo bersama kementerian dan pemerintah daerah memperkuat sinergi untuk mempercepat operasional penuh Terminal Kijing melalui penguatan konektivitas infrastruktur serta ekosistem logistik di Kalimantan Barat.
  • Kementerian PUPR menegaskan pentingnya percepatan pembangunan akses jalan, jembatan, dan rencana tol Supadio–Kijing guna mendukung arus logistik dan meningkatkan daya saing wilayah.
  • Pelindo memastikan kesiapan fasilitas dan layanan Terminal Kijing serta menandatangani komitmen bersama berbagai pihak untuk mendorong optimalisasi terminal dan efisiensi rantai logistik regional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pelindo bersama berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah memperkuat sinergi untuk mempercepat operasional penuh Terminal Kijing melalui penguatan konektivitas infrastruktur dan ekosistem logistik.
  • Who?
    PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Kemenko Perekonomian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Mempawah, serta sejumlah BUMN dan pejabat terkait.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Pontianak dan Terminal Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
  • When?
    Focus Group Discussion dan kunjungan lapangan dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei.
  • Why?
    Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan operasional Terminal Kijing agar mendukung kelancaran arus logistik serta meningkatkan daya saing ekonomi wilayah Kalimantan Barat.
  • How?
    Pemerintah dan Pelindo berkolaborasi mempercepat pembangunan akses jalan, jembatan, serta rencana jalan tol sekitar 100 kilometer yang menghubungkan Bandara Supadio dengan Terminal Kijing guna memperkuat konektivitas multimoda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pontianak, IDN Times - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama para pemangku kepentingan memperkuat sinergi untuk mendorong percepatan operasional penuh Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, khususnya melalui penguatan konektivitas infrastruktur dan ekosistem logistik.

Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama kementerian/lembaga dan stakeholder terkait, yang dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Terminal Kijing pada Selasa (5/5).

FGD ini dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Mempawah, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta sejumlah BUMN dan pemangku kepentingan lainnya.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar, menegaskan bahwa dukungan konektivitas, khususnya akses jalan menuju terminal, menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan operasional Terminal Kijing.

“Keberhasilan Terminal Kijing sangat bergantung pada konektivitas yang terintegrasi, terutama dari sisi infrastruktur jalan,” ujar Roy.

1. Bagian penting mendukung kelancaran arus logistik

ilustrasi logistik (pexels.com/Chanaka)

Ia menjelaskan bahwa percepatan pembangunan akses jalan, jembatan, serta rencana jalan tol menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran arus logistik.

“Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dalam skema pembiayaan dengan melibatkan pemerintah, BUMN, dan sektor swasta. Dukungan investasi yang terintegrasi akan membantu menekan biaya pembangunan dan berdampak pada tarif tol yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Roy menambahkan, rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Bandara Supadio dengan Terminal Kijing sepanjang kurang lebih 100 kilometer akan memperkuat konektivitas multimoda.

“Integrasi ini akan mempercepat arus logistik sekaligus meningkatkan daya saing wilayah Kalimantan Barat,” ujarnya.

2. Pentingnya pembangunan akses

Penumpang kapal di Pelabuhan Makassar pada masa arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 2024. (Dok. Pelindo Regional 4)

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan operasional Terminal Kijing.

“Keberadaan Terminal Kijing sangat penting bagi masyarakat Kalimantan Barat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperlancar distribusi logistik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan akses yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kami berharap pembangunan akses menuju Terminal Kijing dapat mengedepankan jalan umum, sehingga manfaatnya tidak hanya untuk logistik tetapi juga mobilitas masyarakat secara lebih luas,” tambahnya.

3. Komitmen bersama mendukung percepatan operasional penuh

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama para pemangku kepentingan memperkuat sinergi untuk mendorong percepatan operasional penuh Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, khususnya melalui penguatan konektivitas infrastruktur dan ekosistem logistik. (Dok. Pelindo)

Pada kesempatan yang sama, Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, menegaskan kesiapan operasional Terminal Kijing serta komitmen Pelindo dalam mendorong optimalisasi pemanfaatannya.

“Kami memastikan kesiapan operasional Terminal Kijing, baik dari sisi fasilitas, layanan, maupun dukungan ekosistem di dalam kawasan pelabuhan,” ujar Farid.

Ia menambahkan, Pelindo terus mendorong peningkatan utilisasi terminal melalui penguatan arus kargo dan integrasi dengan kawasan industri di sekitarnya.

“Optimalisasi Terminal Kijing tidak hanya bergantung pada kesiapan infrastruktur, tetapi juga pada dukungan konektivitas serta kepastian pipeline kargo. Dengan sinergi seluruh pihak, kami optimistis terminal ini dapat meningkatkan efisiensi rantai logistik di Kalimantan Barat,” jelasnya.

Para pihak yang hadir melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung percepatan operasional penuh Terminal Kijing, yakni Direktur Komersial Pelindo Farid Padang, Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar, Direktur Kepelabuhanan Kementerian Perhubungan Anto Julianto, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, serta Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burbadi. (WEB)

Editorial Team