Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penjelasan BNI soal Pemasangan Pagar Tinggi di Gedung Pejompongan
Pagar di gedung BNI Pejompongan (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • BNI menyatakan pemasangan pagar di Gedung BNI Pejompongan telah direncanakan sejak pertengahan 2025 dalam program penataan kawasan operasional.
  • Realisasi dilakukan pada 2026 setelah perencanaan dan pengadaan selesai sesuai tata kelola, bukan sebagai respons atas isu yang berkembang belakangan.
  • BNI menyebut evaluasi kenyamanan dan ketertiban fasilitas merupakan manajemen risiko; pemasangan pagar tidak mengganggu operasional maupun akses layanan nasabah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
BNI memasang pagar di Gedung BNI Pejompongan, Jakarta. Pagar ini sudah direncanakan sejak pertengahan tahun 2025. Pemasangannya mulai dilakukan pada tahun 2026 setelah rencananya selesai. BNI ingin tempat kerja lebih nyaman dan tertib. Sekarang layanan BNI tetap berjalan seperti biasa untuk semua orang dan nasabah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan, pemasangan pagar di area Gedung BNI Pejompongan merupakan bagian dari program penataan kawasan dan upaya peningkatan kenyamanan serta ketertiban lingkungan operasional perusahaan yang telah direncanakan sejak pertengahan tahun 2025.

Program tersebut mulai direalisasikan pada 2026 setelah seluruh tahapan perencanaan dan proses pengadaan diselesaikan, sesuai dengan mekanisme tata kelola perusahaan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pelaksanaannya kemudian dilakukan secara bertahap,sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan operasional yang nyaman, tertib, dan mendukung keberlangsungan layanan kepada masyarakat.

1. Bagian dari program penataan kawasan operasional

Pagar di gedung BNI Pejompongan (IDN Times/Lia Hutasoit)

Okki menjelaskan, pembangunan pagar bukan merupakan kebijakan yang diambil sebagai respons terhadap isu yang berkembang belakangan ini, melainkan bagian dari program yang telah direncanakan perusahaan sebelumnya.

"Program ini telah direncanakan sejak pertengahan tahun 2025 dan direalisasikan pada tahun ini setelah seluruh tahapan perencanaan serta proses pengadaan diselesaikan sesuai mekanisme tata kelola perusahaan. Pelaksanaannya merupakan bagian dari program penataan kawasan operasional yang telah disusun perusahaan," ujar Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).

2. BNI secara berkala mengevaluasi aspek kenyamanan dan ketertiban seluruh fasilitas operasional

Pagar di gedung BNI Pejompongan (IDN Times/Lia Hutasoit)

Menurutnya, BNI secara berkala melakukan evaluasi terhadap aspek kenyamanan dan ketertiban pada seluruh fasilitas operasional sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko perusahaan.

"Upaya ini merupakan bagian dari komitmen BNI untuk menjaga kenyamanan lingkungan operasional sekaligus memastikan kegiatan usaha dan pelayanan kepada nasabah dapat berlangsung secara optimal," jelas Okki.

Dia menambahkan, pemasangan pagar tidak memengaruhi aktivitas operasional perusahaan maupun layanan kepada masyarakat.

"Seluruh operasional dan layanan BNI tetap berjalan normal. Masyarakat dan nasabah tetap dapat mengakses seluruh layanan BNI seperti biasa," ujar Okki.

3. Pagar yang dipasang BNI berwarna emas

Pagar di gedung BNI Pejompongan (IDN Times/Lia Hutasoit)

Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi pada Jumat (31/7/2026), pagar tinggi yang dipasang BNI berwarna emas. Pagar itu terpasang rapi mengelilingi area Gedung BNI Pejompongan, Jakarta Pusat.

Pagar tersebut memiliki desain besi vertikal dengan warna emas serta motif garis dekoratif. Di sejumlah titik, pengerjaan tampak telah selesai sehingga pagar terlihat menyatu dengan lanskap kawasan perkantoran. Namun masih ada beberapa titik yang dalam proses pengerjaan.

IDN Times meminta keterangan kepada salah seorang warga yang beraktivitas di sekitar lokasi. Menurutnya, pemasangan pagar dilakukan beberapa bulan terakhir dan berlangsung secara bertahap.

"Baru-baru ini, gara-gara demo katanya, soalnya kacanya pernah pecah," ujar warga yang enggan disebutkan namanya itu kepada IDN Times.

Pemasangan pagar di sejumlah gedung dan juga mal di Jakarta sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Editorial Team

Related Article