Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengingatkan bahwa perempuan dan anak semakin rentan menjadi korban kejahatan di ruang digital. Ancaman tersebut mencakup sextortion, penipuan berbasis manipulasi konten, hingga perdagangan orang.
Dalam talkshow Perempuan Hebat di TVOne pada Senin (20/4/2026), Meutya menegaskan kejahatan digital kini berkembang lebih cepat seiring kemudahan distribusi konten dan anonimitas pelaku.
