Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PJJ Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau di Bekasi Terkendala Internet
PJJ di Kota Bekasi dampak abu vulkanik Krakatau. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Pemkot Bekasi menerapkan PJJ bagi seluruh siswa SD dan SMP pada 8–9 September 2026 untuk mengantisipasi potensi paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Pelaksanaan PJJ di SMPN 14 Kota Bekasi dan SDN 6 Bintara terkendala internet karena kelas 7, 8, dan 9 mengakses secara bersamaan.
  • Wali Kota Tri Adhianto menyatakan jaringan akan diperbarui agar siswa tetap aman serta memperoleh hak pendidikan dan materi pembelajaran selama belajar dari rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
7 September 2026

Pemkot Bekasi memberi sekolah pilihan menyesuaikan kegiatan belajar dengan kondisi lingkungan. Evaluasi menunjukkan mitigasi perlu diperkuat, sehingga pembelajaran dialihkan sementara ke rumah.

8-9 September 2026

Pemkot Bekasi menerapkan PJJ bagi seluruh murid SD dan SMP untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

8 September 2026

Pelaksanaan PJJ di SMPN 14 Kota Bekasi dan SDN 6 Bintara terkendala jaringan internet akibat akses serentak. Pemkot menyatakan jaringan perlu diperbaiki agar siswa tetap menerima materi pembelajaran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pembelajaran Jarak Jauh bagi murid SD dan SMP di Kota Bekasi mengalami kendala jaringan internet di sejumlah sekolah saat diterapkan sebagai antisipasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Who?
    Pemerintah Kota Bekasi, Wali Kota Tri Adhianto, murid SD dan SMP, serta sekolah termasuk SMPN 14 Kota Bekasi dan SDN 6 Bintara terlibat dalam pelaksanaan PJJ.
  • Where?
    Kendala dilaporkan di SMPN 14 Kota Bekasi dan SDN 6 Bintara, Kota Bekasi, Jawa Barat.
  • When?
    PJJ berlangsung pada 8-9 September 2026. Gangguan internet disampaikan Tri Adhianto pada Selasa, 8 September 2026.
  • Why?
    PJJ diterapkan untuk mengantisipasi potensi paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dan menjaga keamanan murid, setelah evaluasi menemukan persoalan pada langkah mitigasi sekolah.
  • How?
    Pemkot Bekasi mengalihkan pembelajaran seluruh murid SD dan SMP ke rumah selama dua hari. Pemkot menyatakan akan memperbarui jaringan internet agar siswa tetap dapat menerima materi pembelajaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Anak-anak SD dan SMP di Bekasi belajar dari rumah pada 8 dan 9 September karena takut abu dari Gunung Anak Krakatau. Di SMPN 14 dan SDN 6 Bintara, internet lambat saat banyak kelas belajar bersama. Wali Kota Tri Adhianto mau memperbaiki internet supaya anak-anak tetap aman dan bisa belajar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons cepat Pemkot Bekasi mengalihkan pembelajaran ke rumah menunjukkan perhatian pada keamanan siswa di tengah potensi paparan abu vulkanik. Meski PJJ menghadapi kendala internet, pemerintah daerah telah mengidentifikasi kebutuhan pembaruan jaringan dan menegaskan komitmen agar hak anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi selama langkah perlindungan ini berlangsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bekasi, IDN Times - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Selasa (8/9/2026).

Namun, pada pelaksanaannya, PJJ yang digelar di SMPN 14 Kota Bekasi dan SDN 6 Bintara mengalami kendala jaringan internet.

“Kayaknya nge-lag ya, karena dilakukan secara bersamaan mulai dari kelas 7, 8, dan 9. Di mana jumlah kelasnya ada 26,” kata Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Selasa.

1. Pemkot Bekasi bakal perbaiki jaringan internet

PJJ di Kota Bekasi dampak abu vulkanik Krakatau. (IDN Times/Imam Faishal)

Menurut Tri, kondisi tersebut perlu segera diperbaiki, agar siswa tetap bisa menerima materi pembelajaran dengan baik selama PJJ berlangsung.

“Jadi ini teknologi yang harus kita update,” ujar Tri.

2. Pemkot Bekasi pastikan hak siswa terpenuhi

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (IDN Times/Imam Faishal)

Tri mengatakan Pemkot Bekasi ingin memastikan pelaksanaan PJJ di tingkat SD dan SMP dapat berjalan dengan baik. Hal itu dilakukan agar siswa tetap mendapatkan haknya selama kebijakan pembelajaran dari rumah diterapkan.

“Dan saya ingin memastikan bahwa anak-anak mendapatkan haknya. Yang pertama, tentu keamanan terhadap kondisi anak-anak. Yang kedua, tentu untuk mendapatkan pendidikan dan pelajaran,” kata dia.

3. Pemkot Bekasi terapkan PJJ dua hari

Penampakan Gunung Anak Krakatau erupsi (Dok. esdm.go.id)

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh murid SD dan SMP pada 8-9 September 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebar ke lima provinsi, termasuk Jawa Barat.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan pihaknya sempat memberikan pilihan kepada masing-masing sekolah, untuk menyesuaikan kegiatan belajar mengajar dengan menyesuaikan kondisi di lingkungan sekolah pada Senin, 7 September 2026. Namun, hasil evaluasi menunjukkan masih ada sejumlah persoalan dalam penerapan langkah mitigasi tersebut.

“Setelah kita evaluasi kondisi di lapangan hari ini, kita melihat langkah mitigasi perlu diperkuat. Karena itu, untuk sementara pembelajaran kita alihkan ke rumah, agar anak-anak tetap bisa belajar dalam kondisi yang lebih terlindungi,” kata Tri, Senin, 7 September 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article