Presiden PKS Almuzzammil Yusuf saat menyapa para wartawan seusai acara pembekalan bagi kader-kader PKS Jawa Tengah di Hotel Grasia Gajahmungkur Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ia mencontohkan peran generasi muda dalam sejarah Islam maupun perjalanan bangsa Indonesia. Menurutnya, banyak sahabat Rasulullah SAW yang dijanjikan surga telah berkontribusi sejak usia muda.
Semangat yang sama juga terlihat dalam peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi salah satu tonggak perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.
“Kita ingin mewarisi perjuangan mereka, munculkan anak-anak muda dari PKS. Pemuda yang sesuai dengan semangat konstitusi kita Pasal 31 ayat 3, orang-orang yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan mencerdaskan,” kata dia.
Almuzzammil menilai generasi muda saat ini juga menghadapi tantangan yang berbeda, terutama di era digital. Setiap orang kini memiliki ruang untuk menjadi influencer dan turut membentuk opini publik.
Oleh sebab itu, dibutuhkan fasilitator yang tidak hanya mampu mendampingi, tetapi juga membuka ruang ekspresi, membangun rasa nyaman, dan memberikan apresiasi kepada anak muda.
“Para fasilitator ini harus mampu menumbuhkan para pemuda menjadi taman seribu bunga yang menyumbangkan keindahan warna aslinya dan kita jadikan satu akumulasi kebaikan dalam kolektif jenius,” ungkap Almuzzammil.