Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tanggapan BPS sol Warga Miskin Tak Dapat Bansos Gegara Desil Berubah

Tanggapan BPS sol Warga Miskin Tak Dapat Bansos Gegara Desil Berubah
Petugas PT Pos Indonesia menyerahkan bantuan sosial (bansos) tunai tahap pertama ke salah seorang KPM di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/4) (Dok. Kemensos)
  • BPS menanggapi keluhan warga miskin yang tidak menerima bansos akibat perubahan desil, dengan menyebut Kemensos menyediakan fasilitas Cek Bansos untuk mengecek dan mengajukan keberatan.
  • Warga yang menilai desilnya tidak sesuai dapat mengisi pertanyaan di Cek Bansos; data akan diverifikasi dan BPS menerbitkan pembaruan desil setiap tiga bulan.
  • Warga dapat meminta bantuan kelurahan untuk mengisi formulir Cek Bansos. BPS juga berkoordinasi dengan Kemdiktisaintek guna mengecek ulang mahasiswa yang kehilangan beasiswa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) buka suara terkait banyaknya warga yang mengeluh karena desil yang tiba-tiba berubah yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi mereka. Dampaknya, tidak sedikit warga yang miskin tidak mendapatkan bantuan sosial.

Sekretaris Utama BPS RI, Zulkipli mengatakan, masyarakat sebenarnya telah diberikan fasilitas oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mengecek sekaligus mengajukan keberatan terkait desil yang tercatat.

"Jadi sebenarnya memang kita semua sudah ada fasilitas yang diberikan oleh Kementerian Sosial. Ada fasilitas Cek Bansos yang diberikan," ujar Zulkipli di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/8/2026).

  1. 1. Masyarakat bisa ajukan pertanyaan ke Cek Bansos

    WhatsApp Image 2026-08-26 at 12.17.37.jpeg
    Cara cek desil DTSEN. (IDN Times/Nisa Zarawaki)

    Menurutnya, warga yang merasa desilnya tidak sesuai dapat mengisi sejumlah pertanyaan yang tersedia dalam fasilitas Cek Bansos. Data tersebut kemudian akan diverifikasi.

    "Sehingga nantinya selama kurun waktu tiga bulan, kita akan lakukan verifikasi. BPS akan menerbitkan desil yang baru itu setiap tiga bulan," katanya.

  2. 2. Datangi kantor kelurahan

    IMG-20260831-WA0025.jpg
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Sekretaris Utama BPS RI, Zulkipli di pendopo, Balai Kota, Senin (31/8/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

    Zulkipli menjelaskan, warga juga dapat mendatangi kantor kelurahan apabila membutuhkan bantuan untuk mengajukan keberatan. Pihak kelurahan dapat membantu warga mengisi formulir yang tersedia dalam fasilitas Cek Bansos.

    "Kenapa harus datang ke kelurahan? Karena di sana ada fasilitasnya dan kita bisa bertanya dan membantu, pihak kelurahan akan membantu untuk melakukan pengisian dari formulir yang ada di dalam fasilitas yang disediakan itu," ujarnya.

  3. 3. BPS sudah koordinasi dengan Kemendikti

    Pastikan Penerima Tepat Sasaran, Disdik DKI Jakarta Segera Cairkan KJP Plus dan KJMU Tahap II (Dok. Pemprov DKI Jakarta)
    Pastikan Penerima Tepat Sasaran, Disdik DKI Jakarta Segera Cairkan KJP Plus dan KJMU Tahap II (Dok. Pemprov DKI Jakarta)

    Menanggapi adanya mahasiswa yang kehilangan bantuan karena perubahan desil, Zulkipli mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI) untuk mengecek ulang.

    "Terkait dengan teman-teman yang merasa keluar beasiswanya karena perubahan desilnya. Jadi sebenarnya ini sudah ada kerja sama untuk kita sama-sama mengecek ulang terkait dengan hal itu," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More