Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi: Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terlatih
Pakaian dan helm Andrie Yunus setelah disiram air keras (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Polisi mengungkap empat pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, beraksi menggunakan dua sepeda motor dan menunjukkan ketenangan tinggi saat melancarkan aksinya.
  • Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menyebut para pelaku diduga terlatih, terlihat dari analisa digital yang merekam pergerakan mereka secara tenang sebelum kejadian.
  • Perjalanan para pelaku terekam di 86 CCTV, memperlihatkan mereka mengikuti korban sejak dari wilayah Jakarta Selatan hingga lokasi kejadian di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (27) berjumlah empat orang. Mereka saling berboncengan dengan menggunakan dua sepeda motor.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, para pelaku diduga terlatih. Hal itu terlihat dari ketenangan para pelaku dalam melancarkan aksi biadabnya.

“Selama beberapa hari kami melakukan analisa digital, kami melihat perjalanan para pelaku ini memang memiliki ketenangan dalam melakukan perjalanan dari mulai satu titik ke titik yang lain pada saat menjelang-menjelang kejadian,” ujar Iman di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).

Pergerakan keempat pelaku terekam 86 CCTV yang saat ini sudah menjadi barang bukti penyidik.

“Para terduga pelaku telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian. Pergerakan para pelaku dari wilayah Jakarta selatan menuju titik kumpul awal di Jalan Merdeka Timur atau di sekitar depan Stasiun Gambir,” kata Iman.

Kemudian, para pelaku menyusuri Jalan Ir. H. Djuanda, Jalan Merdeka Barat, Tugu Tani dan menuju Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

“Dari YLBHI para pelaku ini mengikuti korban ketika korban selesai acara. Korban tidak langsung menuju TKP, tapi sempat mengisi bahan bakar di Cikini Raya dan itu diikuti para pelaku,” ujar Iman.

Sekitar pukul 23.32 WIB, para pelaku terlihat di SPBU Cikini Raya

“Diduga empat orang pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di KFC Cikini,” kata Iman.

Kemudian para pelaku mengikuti korban hingga ke TKP di Jl. Salemba I, Senen, Jakarta Pusat.

“Saat kejadian pada pukul 23.37 WIB, di Jalan Salemba l di persimpangan Jalan Talang, di sana tempat kejadian perkara terjadi,” lanjutnya.

Editorial Team