Jeddah, IDN Times - Setiap musim haji, dipastikan ada jemaah yang wafat di Tanah Suci, baik di Madinah maupun di Makkah, Arab Saudi. Biasanya, jemaah-jemaah haji yang wafat dimakamkan sesuai lokasi tempat mereka mengembuskan napas terakhir.
Bagi jemaah yang wafat di Madinah, Pemerintah Arab Saudi menyiapkan beberapa lokasi (pemakaman), tergantung pada situasi dan ketersediaan serta kesiapan lahan. "Bahkan ada yang bisa di (pemakaman) Baqi," kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri tahun 2023, Subhan Cholid.
Makam Baqi merupakan salah satu situs bersejarah di Madinah Al Munawaroh. Makam ini dikenal juga dengan nama Jannatul Baqi' atau Baqi' al-Ghardad. Tempatnya di sebelah timur Masjid Nabawi, Madinah.
Makam ini sudah ada dari zaman jahiliyah sampai saat ini. Di makam ini pula dimakamkan anggota keluarga dan sahabat Nabi Muhammad SAW. Istri-istri Nabi yang dimakamkan di makam ini antara lain Siti Aisyah, Ummu Salamah, Juwairiyah, Zainab, dan Hafsah binti Umar bin khattab.
Putra putri Rasulullah juga dimakamkan di sini yakni Ibrahim, Siti Fatimah, Zainab dan Ummu Kalsum. Ibu yang menyusui Rasulullah SAW, Ruqayyah Halimatus Sa'diyah, juga dimakamkan di Baqi.
Disebutkan, bahwa penghuni makam Baqi yang akan dibangkitkan pertama kali dari dalam kubur, setelah Rasulullah. Mereka dibangkitkan di tanah Rasulullah. Kelebihan lainnya dimakamkan di makam Baqi adalah setiap habis salat fardu, jemaah Masjid Nabawi melaksanakan salat jenazah untuk para penghuni makam Baqi.
Karena menjadi salah satu tempat bersejarah, makam Baqi tidak bisa sembarangan dikunjungi. Bahkan perempuan pun tidak boleh mendekat di makam ini, sesuai aturan Pemerintah Arab Saudi yang melarang perempuan ziarah ke makam.
IDN Times sempat mengunjungi pemakaman Baqi di Madinah. Berikut potret pemakaman Baqi.
