Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto melarang pejabat menggelar open house Lebaran Idul Fitri 1447 H secara mewah. Prabowo meminta agar open house dilakukan secara sederhana.
"Kita juga harus memberi contoh open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewah," ujar Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Prabowo mengatakan, larangan itu karena masih ada saudara se-Tanah Air yang mengalami musibah karena bencana alam. Oleh karena itu, perlu ada empati.
"Saudara kita di daerah bencana dan suasana ini kita kasih contoh ke rakyat," kata dia.
Meski demikian, kata Prabowo, jangan sampai tidak ada acara yang diselenggarakan. Sebab, dari kegiatan yang diselenggarakan itu, roda ekonomi bisa berputar.
"Tapi, kita juga jangan total, istilahnya tutup semua acara, kalau tidak, ekonomi kita juga gak jalan," imbuhnya.
