Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meminta para gubernur hingga bupati tidak mengerahkan masyarakat untuk menyambut kedatangannya saat melakukan kunjungan ke daerah.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Akad Massal 62 ribu unit KPR rumah subsidi di seluruh Indonesia yang dipusatkan di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
"Saya senang kalau saya diundang ke daerah-daerah. Hari ini saya rasakan di Batang, beberapa saat yang lalu saya di Jawa Barat, di Jawa Timur, di mana-mana, dari Gorontalo, dari mana-mana saya merasakan hangatnya rakyat," katanya.
Namun, Prabowo meminta kepala daerah tidak mengatur pengerahan warga untuk menyambutnya. Dia menilai masyarakat tidak perlu menunggu berjam-jam di bawah panas hanya untuk menyambut kedatangan Presiden.
"Sekali lagi saya mohon para gubernur, bupati, ya, kalau saya datang, tidak perlu untuk dikerahkan rakyat supaya menyambut saya sebetulnya," ujar Prabowo.
Menurutnya, masyarakat yang ingin bertemu dipersilakan datang atas keinginan sendiri. Namun, terlepas dari itu, Prabowo menekankan hal yang lebih penting adalah pemerintah bekerja untuk kepentingan rakyat.
"Kalau dikerahkan, saya kasihan dia nunggu berjam-jam di panas itu saya kasihan. Santai-santai aja. Santai-santai aja, ya. Yang penting kita bekerja untuk rakyat, itu yang penting," tuturnya.
Dia meyakini masyarakat dapat melihat kerja pemerintah saat ini yang disebutnya fokus bekerja untuk rakyat Indonesia. Prabowo mengatakan pemerintah tidak memiliki kepentingan lain selain menjalankan tugas untuk masyarakat.
"Dan dengan demikian, hasil yang kita capai sungguh membanggakan, sungguh membanggakan di tengah dunia yang penuh dengan bahaya," kata Prabowo.
