Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Sebut 71.744 Sekolah Diperbaiki, Ini Faktanya!
Ilustrasi siswa sekolah di pedalaman. (IDN Times/Patiar Manurung)
  • Presiden Prabowo menyatakan lebih dari 71.744 sekolah telah diperbaiki, serta menargetkan renovasi seluruh SD, SMP, SMA, SMK, dan pesantren selesai pada 2029.
  • Pengecekan IDN Times menemukan angka 71.744 merupakan target revitalisasi Kemendikdasmen untuk 2026, bukan jumlah sekolah yang telah selesai diperbaiki.
  • Pada Juni 2026, pembangunan baru mencapai 70 persen dari alokasi awal 11.744 satuan pendidikan; data resmi mencatat 16.167 satuan pendidikan direvitalisasi pada 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2025

Kemendikdasmen mencatat 16.167 satuan pendidikan telah direvitalisasi.

11 Juni 2026

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyatakan pembangunan baru mencapai 70 persen dari alokasi awal 11.744 satuan pendidikan. Pemerintah membahas tambahan sekitar 60 ribu satuan pendidikan untuk mencapai target 71.744.

16 Juni 2026

Kemendikdasmen menjelaskan angka 71.744 merupakan target baru revitalisasi 2026, bukan sekolah yang telah selesai diperbaiki. Sebanyak 11.744 telah mendapat alokasi anggaran, sedangkan sekitar 60 ribu masih dibahas dan dianggarkan.

tahun ini

Prabowo menyatakan lebih dari 71.744 sekolah telah diperbaiki. Data Kemendikdasmen menunjukkan angka tersebut adalah target revitalisasi 2026.

Tahun depan

Prabowo menargetkan perbaikan 100 ribu sekolah.

Tahun 2028

Prabowo kembali menyebut target perbaikan 100 ribu sekolah.

Tahun 2029

Prabowo menargetkan renovasi seluruh SD, SMP, SMA, SMK, dan sekolah pesantren di Indonesia selesai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto menyatakan lebih dari 71.744 sekolah telah diperbaiki, sementara data Kemendikdasmen mencatat angka tersebut sebagai target revitalisasi 2026.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Kemendikdasmen terlibat dalam penyampaian dan pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan.
  • Where?
    Pernyataan Prabowo disampaikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Program revitalisasi ditargetkan mencakup satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
  • When?
    Prabowo menyampaikan pernyataan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kemendikdasmen menjelaskan target baru pada 16 Juni 2026, sedangkan Abdul Mu’ti menyampaikan perkembangan pada 11 Juni 2026.
  • Why?
    Pemerintah menargetkan perluasan revitalisasi pendidikan pada 2026 menjadi 71.744 satuan pendidikan, termasuk tambahan sekitar 60 ribu lokasi yang masih dalam pembahasan dan penganggaran.
  • How?
    Target 2026 bermula dari alokasi 11.744 satuan pendidikan dan direncanakan bertambah sekitar 60 ribu. Pada 11 Juni 2026, pelaksanaan baru mencapai 70 persen dari alokasi awal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Prabowo bilang lebih dari 71 ribu sekolah sudah diperbaiki. Tapi angka 71.744 itu sebenarnya target perbaikan sekolah tahun 2026. Yang sudah dapat uang untuk mulai diperbaiki baru 11.744 sekolah. Tahun 2025, ada 16.167 sekolah yang sudah diperbaiki. Sekarang pemerintah masih ingin menambah banyak sekolah lagi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di balik koreksi atas penyebutan angka 71.744 sebagai capaian, data Kemendikdasmen menunjukkan arah perluasan program revitalisasi sekolah yang nyata. Sebanyak 16.167 satuan pendidikan telah direvitalisasi pada 2025, sementara pelaksanaan 2026 telah mencapai 70 persen dari alokasi awal 11.744 lokasi dan disertai pembahasan tambahan sasaran di seluruh Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, upaya perbaikan sekolah sudah mencapai 71 ribu lebih di seluruh Indonesia. Hal itu dia sampaikan dalam pidato Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

“Sampai tahun ini kita telah perbaiki lebih dari 71.744 sekolah. Tahun lalu 17 ribu, tahun ini 71 ribu lebih. Tahun depan target kita 100 ribu. Tahun 2028, 100 ribu. Tahun 2029 semua sekolah di Indonesia SD, SMP, SMA, SMK termasuk di pesantren-pesantren harus kita selesai renovasi,” kata dia.

Dari hasil pengecekan IDN Times, angka 71.744 satuan pendidikan memang merupakan angka resmi pemerintah, tetapi Kemendikdasmen menetapkannya sebagai target revitalisasi pada 2026, bukan capaian yang sudah selesai.

Pada 16 Juni 2026, Kemendikdasmen bahkan menjelaskan bahwa angka 71.744 merupakan target baru. Jumlah itu terdiri dari 11.744 satuan pendidikan yang sudah mendapat alokasi anggaran serta tambahan sekitar 60 ribu satuan pendidikan yang masih dalam proses pembahasan dan penganggaran.

Pada 11 Juni 2026, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, mengatakan, pelaksanaan pembangunan tahun 2026 baru mencapai 70 persen dari alokasi awal 11.744 satuan pendidikan. Artinya, pada saat itu pemerintah belum menyelesaikan 71.744 sekolah.

"Insyaallah akan ada tambahan sekitar 60 ribu satuan pendidikan. Dengan demikian, target perluasan program revitalisasi mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia," kata Abdul Mu’ti di Istana, Jakarta, Rabu (11/6/2026).

Data resmi Kemendikdasmen juga mencatat bahwa 16.167 satuan pendidikan telah direvitalisasi pada 2025. Sementara untuk 2026, targetnya diperluas menjadi 71.744 satuan pendidikan.

Singkatnya, realisasi revitalisasi 2025 adalah 16.167 satuan pendidikan. Kemudian, target revitalisasi 2026 adalah 71.744 satuan pendidikan dengan lokasi awal 2026 sebanyak 11.744 satuan pendidikan dan diberikan tambahan target sekitar 60 ribu satuan pendidikan.

Klaim Prabowo bukan sekadar pembulatan angka. 71.744 adalah target program, sedangkan pidato mengubahnya menjadi capaian yang telah selesai.

Curated For You

Editorial Team

Related Article