Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Inggris Tangkap 5 Orang yang DIduga Tanam Bom di Pangkalan Udara

2 min read
Inggris Tangkap 5 Orang yang DIduga Tanam Bom di Pangkalan Udara
ilustrasi mobil polisi Inggris (unsplash.com/braintax)
  • Polisi Inggris menangkap lima terduga teroris setelah ditemukan dugaan alat peledak di sekitar Pangkalan Udara Fairford, Gloucestershire, yang digunakan AS dalam perang di Iran.
  • Investigasi masih tahap awal, termasuk pemeriksaan material dalam van putih dan dugaan keterlibatan Iran; kelima tersangka terus diamankan untuk pendalaman motif.
  • Laporan warga memicu respons keamanan, evakuasi 85 rumah tangga di Desa Cotswolds, serta pengerahan robot penjinak bom; Presiden AS Donald Trump mengapresiasi tindakan Inggris.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Polisi Inggris, pada Minggu (27/9/2026), berhasil menangkap lima orang terduga teroris yang menanam alat peledak di area Pangkalan Udara Fairford di Gloucestershire. Pangkalan tersebut diketahui digunakan oleh Amerika Serikat (AS) untuk dalam perang di Iran. 

Penangkapan lima terduga pelaku ini didasarkan pada informasi dari warga sekitar pada tengah malam. Hal ini menimbulkan keraguan publik atas kapabilitas dari aparat keamanan Inggris dalam mencegah aksi terorisme. 

  1. 1. Terdapat dugaan aksi ini didalangi oleh Iran

    ilustrasi bendera Iran
    ilustrasi bendera Iran (unsplash.com/akbarnemati)

    Petugas Senior dari Polisi Perlawanan Terorisme, Vicky Evans mengatakan bahwa proses investigasi ini masih dalam tahap awal. Sementara lima orang yang ditangkap masih diamankan dan akan dipantau terus untuk memahami motif aksi ini. 

    Dilansir The Guardian, Inggris masih menyelidiki lebih lanjut apakah Iran ada di balik aksi terorisme ini. Petugas masih mendalami dan menguji material yang ditemukan di dalam mobil van yang diduga merupakan alat peledak rakitan. 

  2. 2. Warga sekitar dievakuasi untuk menghindari ancaman bom

    Bendera Inggris Raya.
    ilustrasi bendera Inggris Raya (unsplash.com/chrislawton)

    Dugaan serangan terorisme ini berhasil digagalkan berkat keberanian warga setempat. Sejumlah warga diketahui melihat adanya aktivitas mencurigakan pada malam hari dari sekelompok orang dan memutuskan menghubungi 999. 

    Setelah pihak keamanan datang, sebanyak 85 rumah tangga di Desa Cotswolds langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Polisi langsung memasang garis mengelilingi mobil van putih dan menerjunkan robot penjinak bom untuk mendeteksi alat peledak. 

  3. 3. Trump apresiasi kerja baik Inggris

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Gage Skidmore from Peoria, AZ, United States of America, CC BY-SA 2.0 , via Wikimedia Commons)

    Pada hari yang sama, Presiden AS, Donald Trump mengapresiasi kinerja Inggris. Ia mengaku sangat senang bekerja sama dengan Inggris atas keberhasilan menggagalkan rencana terorisme. 

    “Penangkapan yang dilakukan Inggris benar-benar luar biasa. Mereka bertujuan merusak pangkalan kami. Kami sudah memantau mereka sejak lama dan akhirnya dapat menangkapnya,” tuturnya, dikutip dari EFE.

    Sebagai informasi, AS sudah menggunakan Pangkalan AU, Fairford sejak Maret tahun ini sudah diizinkan oleh eks Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer. Pangkalan itu digunakan AS untuk melancarkan pemboman jarak jauh ke Iran. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More