Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Sebut Senjata RI Diakui Dunia, Ingin Buat Pertandingan Jenderal
Presiden Prabowo Subianto saat peresmian panen raya padi, tebu, dan kedelai bersama TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Panen raya ini digelar serentak di 43 titik di Indonesia. (Youtube/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto memuji senjata buatan PT Pindad yang diakui dunia setelah TNI memenangkan 12 kali berturut-turut lomba menembak internasional menggunakan produk dalam negeri.
  • Prabowo menyebut negara lain sempat meragukan kemampuan Indonesia hingga membongkar senjata TNI karena tak percaya dengan hasil kemenangan tersebut.
  • Dalam pidatonya di Malang, Prabowo berencana mengadakan pertandingan menembak antarjenderal dan dirinya akan menjadi wasit untuk memberi contoh kepemimpinan langsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto bangga dengan produksi senjata dari PT Pindad (Persero). Sebab, senjata tersebut sudah diakui baik oleh dunia. Menurut Prabowo, hal itu terbukti ketika TNI ikut bertanding dalam lomba menembak internasional, sering kali keluar sebagai pemenang.

"Senjata kita sudah diakui dunia. Kita menang pertandingan nembak berapa belas kali? Berapa? Benar 12 kali. Kayaknya lebih ya? Oh, Australia 12 kali, ada ASEAN kan dan sebagainya. Tapi yang ini menang 12 kali berturut-turut dalam pertandingan mereka, yang bikin peraturan mereka, wasitnya mereka, teknik-tekniknya mereka, tapi kita menang 12 kali pakai senjata buatan anak-anak Indonesia. Senapan serbu dari kita, pistol dari kita," ujar Prabowo saat pidato acara panen raya tebu, padi, dan kedelai yang digarap TNI di Malang, Jumat (17/7/2026).

Prabowo mengatakan, negara lain merasa heran dengan kehebatan senjata Indonesia. Bahkan, senjata tersebut sempat dibongkar karena mereka disebut tidak percaya dengan kehebatan Indonesia.

"Saya dengar begitu kita menang, kaget mereka. Indonesia kan dianggap remeh. Hadir di situ militer-militer terbaik di dunia, tentara Amerika, Marinir, Australia, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, ya. Indonesia 12 kali menang dan karena mereka... mereka pikir kok bisa menang, dia periksa senjata kita katanya," ucap dia.

"Dibongkar, pelurunya dilihat, jangan-jangan Indonesia ini curang pakai apa gitu dia. Gak, ini saya kasih contoh bahwa kita sebenarnya kalau diberi kepemimpinan yang baik, diberi alat yang baik, uang makannya gak dikorupsi," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo berkelakar ingin membuat pertandingan menembak untuk para jenderal. Prabowo menyampaikan, akan menjadi wasitnya.

"Jangan komandan-komandan jangan apa itu... jarkoni: ngajari iso, nglakoni ora iso. Ojo! Hah? Tentara dan Polisi Indonesia harus Ing Ngarsa Sung Tulodo, di depan memberi contoh. Ya, nanti ada pertandingan antara jenderal-jenderal, saya wasitnya," kata Prabowo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article