Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo soal Indonesia Gelap-Collapse: Pakai Kacamata Gelap!
Presiden Prabowo Subianto saat peresmian panen raya padi, tebu, dan kedelai bersama TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Panen raya ini digelar serentak di 43 titik di Indonesia. (Youtube/Sekretariat Presiden)
  • Prabowo menepis narasi pesimistis tentang 'Indonesia gelap' dan menegaskan pemerintah terus bekerja mengejar target strategis nasional dengan semangat optimistis.
  • Ia memaparkan capaian ekonomi dan energi, termasuk kebangkitan proyek blok gas besar serta produksi bahan bakar B50 yang membuat Indonesia tak lagi impor solar.
  • Prabowo mengajak masyarakat tetap percaya diri menghadapi tantangan global, menekankan bahwa optimisme adalah kunci untuk memperkuat kemandirian dan pembangunan nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Juni

Narasi pesimistis tentang 'Indonesia akan collapse' muncul dan disebut-sebut terjadi pada bulan ini.

Juli

Prabowo menyebut prediksi 'collapse' tidak terbukti dan menegaskan Indonesia justru mulai menunjukkan hasil capaian ekonomi serta energi. Ia juga mengatakan mulai bulan ini Indonesia tidak lagi mengimpor solar.

17 Juli 2026

Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam acara Panen Raya Serentak bersama TNI di Malang, Jawa Timur. Ia menanggapi narasi 'Indonesia gelap', memaparkan capaian pemerintah, dan menyerukan optimisme nasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto menanggapi narasi pesimistis tentang “Indonesia gelap” dan prediksi collapse dengan menegaskan bahwa pemerintah tetap optimistis serta terus bekerja mengejar target strategis nasional di berbagai sektor.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di hadapan jajaran TNI, Polri, para menteri, dan kepala lembaga negara.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Malang, Jawa Timur, dalam acara Panen Raya Serentak bersama TNI.
  • When?
    Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat, 17 Juli 2026.
  • Why?
    Prabowo ingin menepis pandangan negatif terhadap kondisi Indonesia serta mengajak masyarakat melihat capaian pembangunan dengan sikap optimistis di tengah tantangan global.
  • How?
    Melalui pidato resmi, Prabowo memaparkan hasil kerja pemerintah di bidang ekonomi dan energi, menyindir narasi pesimistis, serta menekankan pentingnya semangat optimisme nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Prabowo ngomong di depan banyak orang tentara dan menteri. Ada orang bilang Indonesia gelap dan mau jatuh, tapi Pak Prabowo bilang nggak begitu. Katanya ekonomi masih bagus dan gas yang lama nggak dipakai sekarang hidup lagi. Dia juga bilang Indonesia bisa buat bahan bakar sendiri dari sawit. Sekarang dia mau semua orang semangat dan kerja terus dengan gembira.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pidato Prabowo menonjolkan semangat optimisme di tengah ketidakpastian global, dengan menekankan hasil nyata seperti terjaganya ekonomi nasional, hidupnya kembali proyek gas besar setelah puluhan tahun, dan keberhasilan produksi bahan bakar B50 yang memperkuat kemandirian energi. Sikap pemerintah yang tetap fokus bekerja menunjukkan keyakinan pada kemampuan bangsa menghadapi tantangan dengan percaya diri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung narasi "Indonesia gelap" hingga prediksi Indonesia akan mengalami collapse. Menurut dia, berbagai anggapan pesimistis itu tidak sejalan dengan kondisi yang saat ini sedang dicapai pemerintah, mulai dari sektor ekonomi hingga energi.

Dia mengatakan, pemerintah memilih tetap bekerja dan mengejar berbagai target strategis nasional. Dia pun mengajak masyarakat untuk melihat perkembangan Indonesia dengan sikap optimistis.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato di hadapan jajaran TNI, Polri, para menteri, dan kepala lembaga dalam acara Panen Raya Serentak bersama TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Prabowo mengatakan, sejumlah capaian pemerintah mulai menunjukkan hasil meski kondisi global sedang diliputi ketidakpastian akibat konflik di berbagai negara. Menurut dia, Menteri Keuangan telah melaporkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah tantangan dunia. Selain itu, pemerintah juga berhasil menghidupkan kembali proyek blok gas yang sempat mangkrak selama puluhan tahun.

"Jadi kita akan percepat dan semua usaha kita akan kerja keras. Tapi sekarang hasil-hasil sudah mulai kita lihat. Menteri Keuangan melaporkan kondisi ekonomi kita bagus di tengah dunia yang susah, di tengah perang di mana-mana kita masih lumayan. Kita kemarin berhasil mulai produksi, mulai pembangunan blok gas salah satu yang terbesar di kawasan kita setelah 28 tahun mangkrak, kita hidupkan," kata Prabowo.

Dia juga menyebut Indonesia telah menjadi negara pertama yang memproduksi bahan bakar B50 berbasis kelapa sawit. Dia mengatakan, mulai Juli Indonesia tidak lagi mengimpor solar sehingga perputaran ekonomi dapat dinikmati petani sawit di dalam negeri.

Di tengah pidatonya, Prabowo kemudian menyinggung pihak-pihak yang terus melontarkan narasi pesimistis mengenai kondisi Indonesia. Ia menyindir istilah "Indonesia gelap" yang belakangan kerap digaungkan.

"Indonesia jelek, Indonesia apa, Indonesia gelap. Kalau pakai kacamata gelap ya gelap terus. Tiap bulan 'Indonesia akan collapse', 'Juni collapse'. Ini sudah Juli. 'Juli collapse'. Waduh mikirnya mikir collapse, ya, kan," ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah ia memaparkan sejumlah capaian pemerintah di bidang energi, termasuk rencana pembangunan puluhan pabrik etanol untuk mendukung penggunaan campuran bahan bakar E20.

Prabowo menegaskan, pemerintah akan terus melanjutkan berbagai program strategis tanpa terpengaruh narasi pesimistis. Dia mengibaratkan sikap tersebut dengan istilah yang dikenal di lingkungan militer.

"Biar aja itu. Kalau di tentara itu ada istilah 'tinggalkan beri tanda,, ya kan. Kita jalan terus, kita bekerja dengan semangat gembira, semangat optimis. Orang berani itu gembira, orang berani itu optimis. Orang sedih duduk di kamar aja, sedih di situ," kata Prabowo.

Dia menilai, optimisme menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus melanjutkan pembangunan dan memperkuat kemandirian nasional di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global.

Curated For You

Editorial Team

Related Article