Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Presiden Prabowo Subianto menerima mantan Kapolri termasuk Tito Karnavian di Hambalang sore ini. (Dok. Youtube Setpres).
  • Presiden Prabowo Subianto menerima sepuluh mantan Kapolri, termasuk Tito Karnavian, di Hambalang, Bogor.

  • Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan sejumlah pejabat negara turut hadir dalam pertemuan tersebut.

  • Istana belum menyampaikan keterangan resmi mengenai topik pembahasan pertemuan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (8/11/2026) sore ini

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan Kapolri di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan sejumlah pejabat negara turut hadir.

1998-2000

Roesmanhadi menjabat sebagai Kapolri.

sore ini

Pertemuan berlangsung di tengah isu skandal penyadapan ilegal yang melibatkan empat orang jenderal polisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan Kapolri dan berdiskusi di Hambalang.
  • Who?
    Prabowo Subianto, sejumlah mantan Kapolri termasuk Tito Karnavian dan Roesmanhadi, Kapolri Suyudi Ario Seto, serta sejumlah pejabat negara.
  • Where?
    Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
  • When?
    Minggu (8/11/2026) sore.
  • Why?
    Topik pembahasan dalam pertemuan tersebut masih belum diketahui karena belum ada keterangan resmi dari Istana.
  • How?
    Prabowo dan para mantan Kapolri berdiskusi di meja bundar dalam sebuah pertemuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Presiden Prabowo bertemu banyak mantan Kapolri di Hambalang, termasuk Tito Karnavian dan Roesmanhadi. Kapolri Suyudi serta beberapa menteri dan pejabat negara juga datang. Mereka duduk dan berbicara di meja bundar. Istana belum memberi tahu apa yang dibahas. Pertemuan itu terjadi saat ada isu tentang penyadapan ilegal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pertemuan ini mempertemukan Presiden Prabowo dengan sejumlah mantan Kapolri, termasuk Tito Karnavian dan Roesmanhadi, dalam suasana dialog. Momen saling menyapa antara Prabowo dan Roesmanhadi juga memperlihatkan adanya komunikasi langsung di tengah kehadiran sejumlah pejabat negara lainnya di Hambalang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/11/2026) sore ini.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto ikut menghadiri pertemuan tersebut.

Dalam video yang diunggah dalam akun resmi Sekretariat Presiden, Prabowo juga terlihat menerima Mantan Kapolri Jenderal (purn) Tito Karnavian. Selain Tito, Prabowo turut menerima sembilan mantan Kapolri lainnya. Beberapa di antaranya adalah Jenderal Polisi (purn) Da'i Bachtiar, Jenderal Polisi (purn) Sutanto, Jenderal Polisi (purn) Roesmanhadi, hingga Jenderal (purn) Surojo Bimantoro.

Dalam pertemuan itu, Kepala Negara didampingi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Selain itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetho Hadi, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra terlihat hadir dalam rapat tersebut.

Kemudian, Kepala Negara dan para mantan Kapolri berdiskusi di meja bundar, tempat Prabowo biasanya menerima anggota kabinet dalam sebuah rapat-rapat terbatas di Hambalang.

Dalam pertemuan itu, Prabowo secara khusus turut menyapa Roesmanhadi, selaku Kapolri periode 1998-2000.

"Mas, apa kabar, Mas?" tanya Prabowo kepada eks Kapolri Roesmanhadi.

"Baik. Ada salam dari Mbak Tiwi (Dewi Bekti Pertiwi Roesmanhadi, istri Roesmanhadi)," jawab Roesmanhadi.

"Sehat, Mbak Tiwi sehat?" tanya Prabowo lagi.

"Ya alhamdulillah," kata Roesmanhadi.

Sebagai catatan, hingga artikel ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Istana terkait topik pembahasan dalam pertemuan itu. Namun, pertemuan yang berlangsung sore ini terjadi ditengah isu skandal penyadapan ilegal yang melibatkan empat orang jenderal polisi, salah satunya Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article