Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/11/2026) sore ini.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto ikut menghadiri pertemuan tersebut.
Dalam video yang diunggah dalam akun resmi Sekretariat Presiden, Prabowo juga terlihat menerima Mantan Kapolri Jenderal (purn) Tito Karnavian. Selain Tito, Prabowo turut menerima sembilan mantan Kapolri lainnya. Beberapa di antaranya adalah Jenderal Polisi (purn) Da'i Bachtiar, Jenderal Polisi (purn) Sutanto, Jenderal Polisi (purn) Roesmanhadi, hingga Jenderal (purn) Surojo Bimantoro.
Dalam pertemuan itu, Kepala Negara didampingi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Selain itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetho Hadi, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra terlihat hadir dalam rapat tersebut.
Kemudian, Kepala Negara dan para mantan Kapolri berdiskusi di meja bundar, tempat Prabowo biasanya menerima anggota kabinet dalam sebuah rapat-rapat terbatas di Hambalang.
Dalam pertemuan itu, Prabowo secara khusus turut menyapa Roesmanhadi, selaku Kapolri periode 1998-2000.
"Mas, apa kabar, Mas?" tanya Prabowo kepada eks Kapolri Roesmanhadi.
"Baik. Ada salam dari Mbak Tiwi (Dewi Bekti Pertiwi Roesmanhadi, istri Roesmanhadi)," jawab Roesmanhadi.
"Sehat, Mbak Tiwi sehat?" tanya Prabowo lagi.
"Ya alhamdulillah," kata Roesmanhadi.
Sebagai catatan, hingga artikel ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Istana terkait topik pembahasan dalam pertemuan itu. Namun, pertemuan yang berlangsung sore ini terjadi ditengah isu skandal penyadapan ilegal yang melibatkan empat orang jenderal polisi, salah satunya Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.