Presiden Prabowo Subianto menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI, Senin (5/10/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Prabowo Subianto memulai pendidikan dasarnya di sekolah dasar di Hong Kong sebelum melanjutkan ke Victoria Institution di Malaysia. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Asia, Prabowo melanjutkan ke tingkat yang lebih internasional dengan bersekolah di International School di Swiss. Pada 1969, ia menyelesaikan pendidikannya di American School di London, Inggris. Tahun berikutnya, Prabowo mendaftar di Akademi Militer (AKABRI) di Magelang dan menempuh pendidikan militer di sana dari 1970 hingga 1974.
Karier militer Prabowo Subianto dimulai dengan jabatan sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad pada 1987 hingga 1991. Setelah masa jabatannya tersebut, ia diangkat menjadi Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad pada periode 1991 hingga 1993.
Selama beberapa tahun berikutnya, Prabowo dipercaya untuk memimpin berbagai unit khusus di lingkungan militer. Pada 1993 hingga 1995, ia menjabat sebagai Komandan Kelompok-3 di pusat pelatihan pasukan khusus.
Kepemimpinan Prabowo semakin menonjol saat ia menjabat sebagai Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada 1994. Pada tahun berikutnya, ia kemudian dipercaya menjadi Komandan Komando Pasukan Khusus selama setahun dari 1995 hingga 1996. Berkat pengalamannya yang luas di bidang militer, Prabowo kemudian diangkat sebagai Komandan Umum Komando Pasukan Khusus pada 1996 hingga 1998.
Puncak karier militer Prabowo adalah ketika ia menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) pada 1998. Selain itu, pada tahun yang sama, ia juga dipercaya menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, sebuah posisi penting yang melibatkan pembinaan dan pelatihan perwira-perwira TNI AD.