Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Akan Kirim 100 Mahasiswa Studi ke Luar Negeri Lewat LPDP
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Kamis (9/4/2026) / IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Pemprov DKI Jakarta akan mengirim 100 mahasiswa ke luar negeri melalui skema LPDP Jakarta sebagai langkah awal memperluas akses pendidikan tinggi bagi warga ibu kota.
  • Gubernur Pramono Anung menegaskan program ini dijalankan lewat kolaborasi dengan LPDP Pusat, dengan fokus mendukung mahasiswa berprestasi terutama dari kalangan Betawi.
  • Selain KJP dan KJMU yang kini mencakup jenjang S2 dan S3, LPDP Jakarta diharapkan menjadi instrumen strategis meningkatkan kualitas serta daya saing sumber daya manusia Jakarta secara global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
11 April 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pengiriman 100 mahasiswa untuk studi ke luar negeri melalui skema LPDP Jakarta di Lapangan Banteng. Ia menjelaskan bahwa kuota akan diberikan bagi anak-anak Betawi dan warga Jakarta.

pekan ini

Jajaran Balai Kota DKI Jakarta memfinalisasi konsep kerja sama dengan LPDP Pusat terkait pelaksanaan program beasiswa tersebut. Pramono menyebut pertemuan dengan LPDP Pusat telah menemukan titik terang.

kini

Pemprov DKI memperluas cakupan bantuan pendidikan KJP dan KJMU hingga jenjang S2 dan S3. Studi ke luar negeri difokuskan melalui skema LPDP yang dikelola bersama pemerintah pusat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengirim 100 mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri melalui skema beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama jajaran Pemprov DKI dan LPDP Pusat menjadi pihak yang menyiapkan serta menjalankan program beasiswa ini.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sementara pelaksanaan program akan melibatkan kerja sama antara Pemprov DKI dan LPDP Pusat di Jakarta.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Sabtu, 11 April 2026, dengan finalisasi konsep kerja sama sedang berlangsung pada pekan yang sama.
  • Why?
    Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi, khususnya warga Betawi dan anak-anak Jakarta, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia ibu kota.
  • How?
    Pelaksanaan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemprov DKI dan LPDP Pusat dengan pembentukan LPDP Jakarta sebagai skema beasiswa daerah yang mendukung studi hingga jenjang S3 di luar negeri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Pramono mau kirim seratus anak kuliah ke luar negeri. Anak-anak itu dari Jakarta, ada juga yang orang Betawi. Mereka dikasih beasiswa lewat LPDP. Sekarang Pak Pramono dan orang Balai Kota lagi kerja sama sama pemerintah pusat biar programnya bisa jalan. Katanya supaya anak Jakarta makin pintar dan bisa sekolah tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rencana Pemprov DKI Jakarta mengirim 100 mahasiswa ke luar negeri melalui kerja sama dengan LPDP menunjukkan komitmen kuat terhadap pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. Upaya ini tidak hanya memperluas akses bagi anak-anak Betawi dan warga Jakarta, tetapi juga menandakan langkah konkret menuju penguatan kolaborasi pusat-daerah dalam membangun sumber daya manusia unggul.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengirim 100 mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri melalui skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

"Pada tahap awal, kami akan mengirim kurang lebih 100 mahasiswa. Dari situ saya akan memberikan kuota untuk anak-anak Betawi dan anak Jakarta. Karena bagaimanapun, sebagai ibu kota dan sesuai undang-undang, kita juga harus memberikan kesempatan bagi mereka untuk sekolah di luar negeri," kata dia ANTARA, Sabtu (11/4/2026).

Rencana tersebut sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi melalui skema beasiswa LPDP. Program ini akan dijalankan melalui kerja sama dengan LPDP Pusat.

Pramono mengatakan, pihaknya telah beberapa kali menggelar pertemuan dengan LPDP Pusat guna merumuskan mekanisme pelaksanaan program tersebut.

Bahkan, pada pekan ini jajaran Balai Kota tengah memfinalisasi konsep kerja sama yang dinilai sudah menemukan titik terang.

"Mengenai LPDP, saya sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan LPDP Pusat. Minggu ini juga ada jajaran Balai Kota merumuskan bagaimana LPDP ini bisa dilakukan dan sudah ada jalan keluar," jelasnya.

Pramono menegaskan, pelaksanaan program ini tidak bisa dilakukan secara mandiri oleh Pemprov DKI Jakarta. Oleh karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat menjadi kunci agar program beasiswa ke luar negeri tersebut dapat berjalan optimal.

Dia mengungkapkan rencana pembentukan LPDP Jakarta sebagai program beasiswa daerah yang akan melengkapi skema bantuan pendidikan yang sudah ada. Program ini diharapkan dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di ibu kota.

Menurutnya, LPDP Jakarta nantinya akan difokuskan untuk mendukung mahasiswa berprestasi, khususnya dari kalangan Betawi agar dapat menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

Selama ini, Pemprov DKI telah memiliki program bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Namun, sebelumnya kedua program tersebut hanya mencakup jenjang pendidikan sarjana (S1).

Kini, Pramono memastikan bahwa cakupan bantuan pendidikan tersebut telah diperluas hingga jenjang magister (S2) dan doktoral (S3). Untuk studi ke luar negeri tetap akan difokuskan melalui skema LPDP yang dikelola bersama pemerintah pusat.

"Baik KJP maupun KJMU sekarang sudah bisa untuk S2 dan S3. Tetapi, untuk ke luar negeri memang harus melalui LPDP yang akan diatur oleh Pemerintah DKI Jakarta bekerja sama dengan LPDP Kementerian Keuangan," ujar Pramono.

Dengan adanya LPDP Jakarta dan kerja sama dengan LPDP Pusat, dia berharap dapat membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Jakarta untuk mengakses pendidikan berkualitas global, sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia di tingkat internasional.

Editorial Team