Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Apresiasi Kejati DKI Bantu Tuntaskan 3 Proyek Mangkrak
Gubernur DKI, Pramono Anung dalam peresmian Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara di Tanjung Priok, Selasa (30/6). (Dok. Pemprov DKI)
  • Pemprov DKI dan Kejati DKI sukses menuntaskan tiga proyek mangkrak, termasuk tiang monorel Rasuna Said, lahan RS Sumber Waras, serta pembangunan LRT rute Velodrome–Manggarai.
  • Peresmian Kantor Kejari Jakarta Utara menjadi simbol apresiasi Pemprov terhadap dukungan Kejaksaan dalam pengawalan program pembangunan dan penegakan hukum di ibu kota.
  • Jaksa Agung Burhanuddin menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta pemeliharaan fasilitas baru agar pelayanan hukum bagi masyarakat tetap optimal dan berkeadilan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Gubernur Pramono bilang ada tiga proyek lama di Jakarta yang akhirnya selesai karena kerja sama dengan jaksa. Ada tiang monorel, tanah rumah sakit, dan kereta LRT yang dulu berhenti lama. Sekarang juga ada kantor baru untuk jaksa di Jakarta Utara. Jaksa Agung senang dan bilang semua harus jujur dan menjaga gedungnya baik-baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan sejumlah persoalan sengketa aset dan proyek strategis di ibu kota berhasil dituntaskan, melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. 

Hal itu disampaikan Pramono saat meresmikan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara di Tanjung Priok, Selasa (30/6/2026). 

1. Tiga proyek mangkrak berhasil diselesaikan

Pembongkaran tiang monorel di jalan Rasuna Said, Jakarta (IDN Times/Anggia Leksa)

Pramono menyebutkan ada tiga persoalan yang berhasil diselesaikan Pemprov DKI melalui kolaborasi dengan Kejaksaan. 

Ketiga proyek tersebut meliputi penataan tiang pancang monorel di Rasuna Said yang terbengkalai 21 tahun, kepastian hukum lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang tertunda 14 tahun, serta kelanjutan pembangunan LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai. 

Pramono pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kejaksaan, atas koordinasi yang dinilai berhasil menyelesaikan persoalan lama. 

“Saya ingin menyampaikan terima kasih karena koordinasi dan kerja sama yang baik dengan jajaran Kejaksaan. Permasalahan kota yang dulu tidak tersentuh, tidak terselesaikan, akhirnya terselesaikan dengan baik, terutama yang Rasuna Said," kata Pramono.

2. Kantor baru Kejari Jakut jadi bentuk apresiasi Pemprov DKI

Gubernur DKI, Pramono Anung dalam peresmian Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara di Tanjung Priok, Selasa (30/6). (Dok. Pemprov DKI)

Pramono mengatakan, pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara merupakan bentuk apresiasi Pemprov DKI Jakarta, atas dukungan Kejaksaan dalam mengawal berbagai program pembangunan di ibu kota. 

“Hari ini saya sungguh mendapatkan rahmat dan kebahagiaan, Bapak Jaksa Agung. Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara telah selesai dibangun dan hari ini diresmikan. Kantor ini menunjukkan kolaborasi yang baik di lingkungan Forkopimda DKI Jakarta,” kata Pramono. 

Dalam kesempatan yang sama, Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, turut menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jakarta atas hibah pembangunan gedung tersebut. 

Menurut Burhanuddin, dukungan itu merupakan wujud kemitraan dalam mendukung penegakan hukum tanpa mengurangi objektivitas dan independensi kejaksaan dalam pemberantasan korupsi. 

“Gedung baru ini menyegarkan suasana, namun yang terpenting adalah momentum pembaruan dari dalam. Jangan sampai gedungnya sudah bagus dan megah, tetapi pelayanannya justru melempem. Jadikan fasilitas ini sebagai trigger untuk memberikan pelayanan hukum yang profesional, konsisten, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat Jakarta Utara,” ucap Burhanuddin.

3. Jaksa Agung minta Kejari Jakarta Utara jaga integritas

Gubernur DKI, Pramono Anung dalam peresmian Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara di Tanjung Priok, Selasa (30/6). (Dok. Pemprov DKI)

Burhanuddin turut berpesan, meminta seluruh jajaran Kejari Jakarta Utara untuk terus menjaga integritas dan memperkuat keimanan, di tengah kompleksitas kehidupan di Jakarta. 

Ia juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan gedung secara berkala, agar kebersihan dan kualitas fasilitas tetap terjaga. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, Patris Yusrian Jaya, mengatakan pembangunan kantor baru dilakukan karena gedung lama telah berusia lebih dari 50 tahun, dan tidak lagi memenuhi standar keamanan maupun kebutuhan organisasi. 

Patris mengatakan, gedung baru itu memiliki luas bangunan 8.907 meter persegi di atas lahan yang diperluas melalui pembebasan lahan seluas 1.025 meter persegi. 

Adapun fasilitas yang tersedia, meliputi layanan drive-thru tilang, poliklinik, ruang diversi anak, ruang laktasi, ruang bermain anak, perpustakaan umum, aula, ruang kebugaran, serta ruang musik dan podcast.

Editorial Team

Related Article