Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Sindir Bangunan Halte di Bekasi, Ini Respons Walikota Tri Adhianto
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut tawaran DKI Jakarta membantu pembangunan halte Transjabodetabek dan membuka peluang kerja sama untuk memperkuat konektivitas Bekasi-Jakarta.

  • Pemkot Bekasi menargetkan konstruksi halte di Komsen, Jatiasih, serta Jalan Cipendawa, Rawalumbu rampung akhir November 2026, lalu masuk tahap penyelesaian dan persiapan operasional.

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya menyoroti halte Bekasi yang belum rampung dan menyatakan Pemprov DKI siap membangun, dengan tetap memerlukan koordinasi pemerintah setempat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
26 Oktober 2026

Pramono Anung menyindir pembangunan halte Transjabodetabek di Bekasi yang belum rampung dan menawarkan bantuan Pemprov DKI Jakarta.

28 Oktober 2026

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut tawaran DKI Jakarta dan menyatakan Pemkot Bekasi terbuka untuk kerja sama pembangunan halte.

akhir November 2026

Pemkot Bekasi menargetkan konstruksi halte Transjabodetabek di Komsen, Jatiasih, dan Jalan Cipendawa, Rawalumbu rampung.

awal Desember

Halte ditargetkan paling lambat dapat dimanfaatkan masyarakat setelah tahapan penyelesaian dan persiapan operasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemkot Bekasi menyambut tawaran Pemprov DKI Jakarta untuk membantu pembangunan halte Transjabodetabek, sementara pembangunan dua halte di Bekasi tetap berjalan.
  • Who?
    Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Pemkot Bekasi, dan Pemprov DKI Jakarta terlibat dalam pembahasan dukungan pembangunan halte.
  • Where?
    Pembangunan halte berlangsung di kawasan Komsen, Jatiasih, serta Jalan Cipendawa, Rawalumbu, Kota Bekasi. Pramono menyampaikan tawaran bantuan di Balai Kota Jakarta.
  • When?
    Tri Adhianto menyampaikan respons pada Rabu, 28 Oktober 2026. Pekerjaan konstruksi dua halte ditargetkan selesai akhir November 2026 dan dapat digunakan paling lambat awal Desember.
  • Why?
    Kolaborasi ditawarkan untuk memperkuat konektivitas dan pelayanan transportasi bagi masyarakat yang setiap hari melakukan mobilitas antara Bekasi dan Jakarta.
  • How?
    Pemkot Bekasi melanjutkan pekerjaan fisik, termasuk pondasi, serta membuka koordinasi teknis dan skema kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta. Setelah konstruksi, fasilitas memasuki tahap penyelesaian dan persiapan operasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto senang DKI Jakarta mau membantu membuat halte bus. Halte di Komsen, Jatiasih, dan Rawalumbu sedang dibangun. Tri bilang Bekasi dan Jakarta harus bekerja bersama agar orang mudah naik transportasi. Ia ingin halte selesai akhir November 2026, atau awal Desember bisa dipakai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keterbukaan Bekasi dan DKI Jakarta untuk berkoordinasi menunjukkan perhatian bersama pada kebutuhan mobilitas warga lintas wilayah. Di tengah pembangunan halte yang telah memasuki pekerjaan pondasi dan ditargetkan selesai pada akhir November, peluang kolaborasi dapat memperkuat pelayanan transportasi tanpa mengabaikan standar kualitas serta tahapan operasional yang diperlukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bekasi, IDN Times - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyambut baik tawaran Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk membantu pembangunan halte Transjabodetabek di Kota Bekasi.

Tri mengatakan, pembangunan halte di Kota Bekasi saat ini sudah berjalan. Meski demikian, Pemkot Bekasi terbuka terhadap peluang kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, untuk memperkuat konektivitas transportasi di kawasan aglomerasi Jakarta dan sekitarnya.

“Kami menyambut baik setiap bentuk dukungan dan kolaborasi untuk meningkatkan kualitas transportasi masyarakat. Prinsip kami sederhana, kepentingan warga harus menjadi prioritas,” kata Tri saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026).

1. Pemkot Bekasi terbuka terhadap bantuan DKI Jakarta

Halte TransJakarta Semanggi. (IDN Times/Herka Yanis)

Tri mengatakan, transportasi Jakarta dan Bekasi merupakan bagian dari satu kawasan aglomerasi. Karena itu, pembangunan fasilitas pendukung transportasi perlu dilakukan melalui kolaborasi antarpemerintah daerah.

Menurut Tri, koordinasi antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta penting, untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat yang setiap hari melakukan mobilitas dari Bekasi ke Jakarta maupun sebaliknya.

“Komunikasi dan koordinasi antarpemerintah daerah terus berjalan. Apalagi kita memiliki kepentingan yang sama, yaitu memberikan pelayanan transportasi yang semakin baik kepada masyarakat yang setiap hari melakukan mobilitas Bekasi-Jakarta dan sebaliknya,” ujarnya.

Tri menambahkan, Pemkot Bekasi terbuka untuk memperkuat koordinasi teknis maupun membahas skema kerja sama yang memungkinkan.

2. Pembangunan halte ditargetkan rampung akhir November

Proses pembangunan Halte Trans jabodetabek di Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Di sisi lain, Tri memastikan, pembangunan halte Transjabodetabek di kawasan Komsen, Jatiasih, dan Jalan Cipendawa, Rawalumbu tetap didorong agar selesai sesuai target.

Tru menargetkan, pekerjaan konstruksi kedua halte tersebut rampung pada akhir November 2026. Setelah itu, akan dilakukan tahapan penyelesaian dan persiapan operasional sebelum fasilitas tersebut digunakan masyarakat.

“Targetnya tetap kami dorong selesai pada akhir November dan paling lambat masuk awal Desember sudah dapat dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

Tri mengatakan, pekerjaan fisik di lapangan sudah berjalan, termasuk pengerjaan pondasi. Pemkot Bekasi terus mengawal proses pembangunan agar sesuai tahapan dan memenuhi standar kualitas yang ditentukan.

3. Pramono sindir Wali Kota Bekasi soal Halte Transjabodetabek

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konpers YE di Balai Kota, Selasa (15/9/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Sebelumnya, Pramono Anung menyindir Wali Kota Bekasi Tri Adhianto terkait pembangunan halte Transjabodetabek di Bekasi yang tak kunjung rampung. Pramono bahkan menawarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta turun tangan membangun halte jika Pemerintah Kota Bekasi belum juga menyelesaikan.

"Ada pertanyaan dari para pengguna, terutama dari warga Bekasi, 'kenapa haltenya gak dibangun-bangun?' begitu," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026.

Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terbuka untuk membantu pembangunan halte tersebut. Namun, ia menyadari pembangunan fasilitas transportasi di wilayah penyangga membutuhkan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

"Sebab kalau haltenya gak dibangun, nanti kami yang bangunin, nanti salah malahan. Tetapi kalau gak dibangun, nanti kami yang bangunin gak apa-apa juga," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article