Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pramono Sindir Bangunan Halte di Bekasi, Ini Respons Walikota Tri Adhianto

3 min read
Pramono Sindir Bangunan Halte di Bekasi, Ini Respons Walikota Tri Adhianto
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut tawaran DKI Jakarta membantu pembangunan halte Transjabodetabek dan membuka peluang kerja sama untuk memperkuat konektivitas Bekasi-Jakarta.

  • Pemkot Bekasi menargetkan konstruksi halte di Komsen, Jatiasih, serta Jalan Cipendawa, Rawalumbu rampung akhir November 2026, lalu masuk tahap penyelesaian dan persiapan operasional.

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya menyoroti halte Bekasi yang belum rampung dan menyatakan Pemprov DKI siap membangun, dengan tetap memerlukan koordinasi pemerintah setempat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bekasi, IDN Times - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyambut baik tawaran Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk membantu pembangunan halte Transjabodetabek di Kota Bekasi.

Tri mengatakan, pembangunan halte di Kota Bekasi saat ini sudah berjalan. Meski demikian, Pemkot Bekasi terbuka terhadap peluang kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, untuk memperkuat konektivitas transportasi di kawasan aglomerasi Jakarta dan sekitarnya.

“Kami menyambut baik setiap bentuk dukungan dan kolaborasi untuk meningkatkan kualitas transportasi masyarakat. Prinsip kami sederhana, kepentingan warga harus menjadi prioritas,” kata Tri saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026).

  1. 1. Pemkot Bekasi terbuka terhadap bantuan DKI Jakarta

    DKI Siap Bantu Bangun Halte di Bekasi, Ini Respons Walikota Tri Adhianto
    Halte TransJakarta Semanggi. (IDN Times/Herka Yanis)

    Tri mengatakan, transportasi Jakarta dan Bekasi merupakan bagian dari satu kawasan aglomerasi. Karena itu, pembangunan fasilitas pendukung transportasi perlu dilakukan melalui kolaborasi antarpemerintah daerah.

    Menurut Tri, koordinasi antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta penting, untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat yang setiap hari melakukan mobilitas dari Bekasi ke Jakarta maupun sebaliknya.

    “Komunikasi dan koordinasi antarpemerintah daerah terus berjalan. Apalagi kita memiliki kepentingan yang sama, yaitu memberikan pelayanan transportasi yang semakin baik kepada masyarakat yang setiap hari melakukan mobilitas Bekasi-Jakarta dan sebaliknya,” ujarnya.

    Tri menambahkan, Pemkot Bekasi terbuka untuk memperkuat koordinasi teknis maupun membahas skema kerja sama yang memungkinkan.

  2. 2. Pembangunan halte ditargetkan rampung akhir November

    DKI Siap Bantu Bangun Halte di Bekasi, Ini Respons Walikota Tri Adhianto
    Proses pembangunan Halte Trans jabodetabek di Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

    Di sisi lain, Tri memastikan, pembangunan halte Transjabodetabek di kawasan Komsen, Jatiasih, dan Jalan Cipendawa, Rawalumbu tetap didorong agar selesai sesuai target.

    Tru menargetkan, pekerjaan konstruksi kedua halte tersebut rampung pada akhir November 2026. Setelah itu, akan dilakukan tahapan penyelesaian dan persiapan operasional sebelum fasilitas tersebut digunakan masyarakat.

    “Targetnya tetap kami dorong selesai pada akhir November dan paling lambat masuk awal Desember sudah dapat dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

    Tri mengatakan, pekerjaan fisik di lapangan sudah berjalan, termasuk pengerjaan pondasi. Pemkot Bekasi terus mengawal proses pembangunan agar sesuai tahapan dan memenuhi standar kualitas yang ditentukan.

  3. 3. Pramono sindir Wali Kota Bekasi soal Halte Transjabodetabek

    DKI Siap Bantu Bangun Halte di Bekasi, Ini Respons Walikota Tri Adhianto
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konpers YE di Balai Kota, Selasa (15/9/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Sebelumnya, Pramono Anung menyindir Wali Kota Bekasi Tri Adhianto terkait pembangunan halte Transjabodetabek di Bekasi yang tak kunjung rampung. Pramono bahkan menawarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta turun tangan membangun halte jika Pemerintah Kota Bekasi belum juga menyelesaikan.

    "Ada pertanyaan dari para pengguna, terutama dari warga Bekasi, 'kenapa haltenya gak dibangun-bangun?' begitu," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026.

    Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terbuka untuk membantu pembangunan halte tersebut. Namun, ia menyadari pembangunan fasilitas transportasi di wilayah penyangga membutuhkan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

    "Sebab kalau haltenya gak dibangun, nanti kami yang bangunin, nanti salah malahan. Tetapi kalau gak dibangun, nanti kami yang bangunin gak apa-apa juga," katanya.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More