Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Targetkan Terowongan Bawah Tanah Bundaran HI Rampung 2027
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Peringatan 100 tahun Ali Sadikin di TIM, Selasa (7/6/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Pemprov DKI Jakarta menargetkan proyek terowongan bawah tanah Bundaran HI selesai awal 2027, menghubungkan beberapa hotel besar dan langsung terintegrasi dengan stasiun MRT.
  • Terowongan ini tidak hanya untuk pejalan kaki, tetapi juga akan menyediakan ruang bagi pelaku UMKM agar bisa berjualan di area publik bawah tanah.
  • Pengembangan kawasan dilakukan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), mendorong sekitar 70 persen pekerja tinggal di area yang sama demi kurangi penggunaan transportasi pribadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyelesaikan proyek konektivitas bawah tanah di kawasan Bundaran HI yang ditargetkan rampung pada awal 2027.

Menurut Pramono, jalur bawah tanah tersebut akan menghubungkan sejumlah gedung di kawasan Bundaran HI, mulai dari Hotel Pullman, Grand Hyatt, Hotel Indonesia Kempinski, hingga Mandarin Oriental. Jalur itu juga akan terintegrasi langsung dengan stasiun MRT.

"Saat ini kami juga sedang menyelesaikan proyek konektivitas bawah tanah di Bundaran HI. Mudah-mudahan pada awal tahun depan sudah selesai, yang menghubungkan Hotel Pullman, Grand Hyatt, Kempinski hingga Mandarin Oriental di bawah tanah, lalu tersambung ke stasiun MRT," ujar Pramono di Taman Ismail Marzuki, Selasa (7/6/2026).

1. Sebagai ruang UMKM

Masyarakat memadati Bundaran HI di HUT ke 80 RI, Minggu (17/8/2025) (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Ia menjelaskan, kawasan bawah tanah tersebut tidak hanya berfungsi sebagai akses pejalan kaki, tetapi juga akan dimanfaatkan sebagai ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Di area tersebut nantinya ruang untuk UMKM akan kita buka untuk publik dan umum," katanya.

2. Masyarakat lebih nyaman

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Peringatan 100 tahun Ali Sadikin di TIM, Selasa (7/6/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono menilai pengembangan kawasan itu sejalan dengan cita-cita Ali Sadikin menjadikan Jakarta sebagai kota yang lebih hidup dan nyaman dinikmati masyarakat.

"Inilah yang menurut saya dicita-citakan oleh Bang Ali membuat Jakarta menjadi lebih colorful, tetapi masyarakatnya juga benar-benar bisa menikmati fasilitas tersebut," ucapnya.

3. Kawasan berkonsep TOD

LRT Jakarta perluas layanan ke Dukuh Atas. (Dok. JakPro)

Selain itu, Pemprov DKI juga telah merumuskan pengembangan seluruh kawasan berkonsep Transit Oriented Development (TOD). Menurutnya, sekitar 70 persen masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut diharapkan dapat tinggal di lokasi yang sama.

"Kami sudah merumuskan agar semua kawasan yang memiliki konsep TOD ini, kurang lebih 70 persen orang yang beraktivitas di tempat tersebut dapat tinggal di sana. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi menggunakan transportasi pribadi dari tempat yang jauh," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article