Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil Dudung Abdurachman, dari KSAD ke KSP Kini Jadi Menko Polkam
Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/9/2025).
  • Dudung Abdurachman, lahir di Bandung tahun 1965, menempuh pendidikan militer sejak muda dan meraih gelar akademik hingga doktor di bidang ekonomi serta manajemen.

  • Karier militernya menanjak dari infanteri hingga memimpin berbagai posisi strategis seperti Pangdam Jaya, Pangkostrad, dan akhirnya menjabat sebagai KSAD periode 2021–2023.

  • Usai pensiun dari TNI, Dudung dipercaya menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional sebelum kini resmi menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
19 November 1965

Dudung Abdurachman lahir di Bandung, Jawa Barat.

1988

Dudung lulus dari Akademi Militer dan memulai karier di kecabangan infanteri TNI Angkatan Darat.

2020–2021

Dudung menjabat sebagai Panglima Kodam Jaya sebelum dipercaya menjadi Pangkostrad.

2021–2023

Dudung menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

2023

Dudung diangkat sebagai guru besar manajemen strategis di Sekolah Tinggi Hukum Militer AHM-PTHM.

2024

Dudung ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional dalam Kabinet Merah Putih.

Kamis (1/10/2026)

Presiden Prabowo Subianto menggeser Dudung dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan dan melantiknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan dalam reshuffle kabinet ke-7.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto menggeser Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
  • Who?
    Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Dudung sebelumnya merupakan KSAD periode 2021–2023 dan Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional.
  • Where?
    Lokasi pelantikan Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Perubahan jabatan dan pelantikan berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026, siang hari, dalam reshuffle kabinet ke-7.
  • Why?
    Alasan Presiden Prabowo Subianto menggeser Dudung Abdurachman ke jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan hingga saat ini belum ada keterangan resmi.
  • How?
    Dudung Abdurachman dipindahkan melalui reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7 dan dilantik Presiden Prabowo Subianto untuk menduduki posisi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Dudung Abdurachman sekarang jadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan setelah Presiden Prabowo Subianto mengubah tugasnya. Sebelumnya ia jadi Kepala Staf Kepresidenan dan penasihat Presiden. Pak Dudung lahir di Bandung. Ia sekolah sampai Akademi Militer, lalu lama bekerja di TNI Angkatan Darat. Ia pernah menjadi kepala TNI Angkatan Darat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perjalanan Dudung Abdurachman menunjukkan kesinambungan antara pendidikan, pengalaman lapangan, dan kepercayaan pada tanggung jawab strategis. Dari pendidikan militer sejak muda hingga pengembangan studi ekonomi dan manajemen, ia membangun bekal yang luas. Pengalaman memimpin sejumlah institusi TNI serta perannya di pemerintahan mencerminkan rekam jejak pengabdian yang berkelanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Belum genap enam bulan menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) periode 2021-2023 Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman kembali digeser jabatannya di Kabinet Merah Putih. Dalam reshuffle (perombakan) kabinet ke-7 yang berlangsung pada Kamis (1/10/2026) siang, Presiden Prabowo Subianto menggeser jabatan Dudung ke posisi atas, dengan melantiknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Sebelum menjadi Kepala Staf Kepresidenan, Dudung menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional. Sosoknya dikenal sebagai jenderal dengan perjalanan karier panjang di militer serta memiliki rekam jejak jabatan strategis.

Berikut profil lengkap Dudung Abdurachman mulai dari tempat lahir, pendidikan, hingga perjalanan karier yang dihimpun dari berbagai sumber.

1. Dudung lahir di Bandung, tempuh pendidikan militer sejak muda

Eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman hadir di Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di GBK pada Sabtu (10/2/2024). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Dudung Abdurachman lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 19 November 1965. Ia tumbuh dan besar di kota tersebut, yang juga menjadi tempat awal perjalanan pendidikannya.

Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Patrakomala Bandung, kemudian dilanjutkan ke SMP Kartika XIX-1 Bandung, dan SMA Negeri 9 Bandung. Setelah lulus SMA, Dudung memutuskan masuk dunia militer dengan menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada 1988.

Tak hanya pendidikan militer, ia melanjutkan studi akademik dengan meraih gelar sarjana, magister, hingga doktor di bidang ekonomi dan manajemen dari sejumlah perguruan tinggi.

Dudung meraih gelar S1 dari Universitas Krisnadwipayana Jakarta pada 2010, S2 dari STIE Makassar pada 2013, dan S3 dari Universitas Trisakti.

Pada tahun 2023, ia diangkat sebagai guru besar manajemen strategis di Sekolah Tinggi Hukum Militer AHM-PTHM. Selama berkarier di TNI, Dudung telah mengikuti berbagai pendidikan, termasuk Sesarcabif, Diklapa I, Dik Para, Diklapa II, Seskoad, Susdanyon, Susdandim, Sesko TNI, dan Lemhannas PPRA 52.

2. Karier militer moncer, pernah pimpin Kostrad

Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman (dok. KemenPANRB)

Karier Dudung dimulai setelah lulus dari Akmil dan bergabung di kecabangan infanteri TNI Angkatan Darat. Sejak saat itu, ia menapaki berbagai posisi penting dalam tubuh militer.

Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Komandan Rindam II/Sriwijaya, Wakil Gubernur Akmil, hingga Gubernur Akmil. Ia juga pernah menjabat sebagai Panglima Kodam Jaya pada 2020–2021, sebelum kemudian dipercaya menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Kariernya terus menanjak hingga akhirnya Dudung diangkat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada 2021, posisi tertinggi di lingkungan TNI AD.

3. Pernah jadi KSAD hingga Penasihat Khusus Presiden

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Purn Dudung Abdurachman bersama putra ketiganya Letda Inf Muhammad Akbar A. (www.instagram.com/@dudung_abdurachman)

Puncak karier militer Dudung terjadi saat ia menjabat sebagai KSAD periode 2021–2023. Dalam posisi tersebut, ia memimpin organisasi TNI Angkatan Darat dan terlibat dalam berbagai kebijakan strategis pertahanan.

Setelah memasuki masa purnatugas, Dudung tetap dipercaya mengemban peran penting di pemerintahan. Ia ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional pada 2024 dalam Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Curated For You

Editorial Team

Related Article