Jakarta, IDN Times - Hasan Nasbi kembali masuk Kabinet Merah Putih, setelah mundur dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau PCO di Kabinet Merah Putih pada 21 April 2025. Kini, dia menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden. Hasan dilantik bersama lima orang lainnya di Istana Negara Jakarta, Senin (27/4/2026). Hasan menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Hasan Nasbi saat mengucap sumpah.
Hasan pernah menjadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan. Lembaga tersebut kemudian berubah nama menjadi Badan Komunikasi Pemerintah, dan Hasan sempat dipindah posisi menjadi Komisaris Pertamina.
Hasan Nasbi dilantik bersama Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Kemudian, Dudung Abdurachman yang sebelumnya menjabat Penasihat Khusus Presiden. Ia dilantik menjadi KSP.
Selain itu, ada Hanif Faisol yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, digeser menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Ada juga politikus PKB, Abdul Kadir Karding yang dilantik sebagai Kepala Badan Karantina Nasional. Terakhir, eks aktivis '98 Jumhur Hidayat yang dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol.
Berikut profil Hasan Nasbi selengkapnya.
