Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PTPP Paparkan Progres Pembangunan Tol Kataraja Seksi 1 Capai 94,9 Persen
Proses pembangunan Jalan Tol Kataraja Seksi 1 (dok. PTPP)
  • PTPP mencatat pembangunan Tol Kataraja Seksi 1 sepanjang STA 0+000–6+700 mencapai 94,9 persen, dari kontrak Rp1,46 triliun sebelum PPN dengan masa pelaksanaan hingga 14 Oktober 2026.
  • Ruas ini telah difungsionalkan sejak 9 Oktober 2025 untuk sejumlah arah perjalanan dan meraih kategori Bintang 5 dalam Uji Laik Fungsi bersama kementerian terkait serta Korlantas Polri.
  • PTPP menerapkan inovasi desain jembatan dan lebih dari 100 sensor pemantauan struktur; uji pembebanan Jembatan Ramp 1 JC Sedyatmo berlangsung 27–29 Agustus 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pembangunan Jalan Tol Kataraja Seksi 1 sepanjang STA 0+000–6+700 mencapai progres 94,9 persen. Jembatan Ramp 1 Junction Sedyatmo juga telah menjalani uji pembebanan.
  • Who?
    PT PP (Persero) Tbk mengerjakan proyek ini bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, serta BKJTK dalam pengujian dan uji laik fungsi.
  • Where?
    Ruas tol berada antara Jalan Tol Prof. Dr. Sedyatmo di Jakarta Utara dan Kosambi, Tangerang, termasuk area Sungai Kamal serta Junction Sedyatmo di atas Jalan Tol Sedyatmo.
  • When?
    Ruas telah difungsionalkan sejak 9 Oktober 2025. Uji pembebanan Jembatan Ramp 1 JC Sedyatmo berlangsung 27–29 Agustus 2026, sementara masa pelaksanaan proyek hingga 14 Oktober 2026.
  • Why?
    Proyek ditujukan meningkatkan konektivitas Jakarta-Banten, mendukung akses Bandara Soekarno-Hatta ke PIK 2, serta memperlancar distribusi logistik dan pengembangan industri serta pergudangan di Tangerang utara.
  • How?
    PTPP menerapkan review desain box girder, mengurangi segmen dari 12 menjadi 7 per traveller, memasang lebih dari 100 sensor pemantauan struktur, dan melakukan pengujian statis serta dinamis jembatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus mendorong penyelesaian pembangunan Jalan Tol Kataraja Seksi 1 (STA 0+000–6+700) yang saat ini telah mencapai progres 94,9 persen. Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp1,46 triliun sebelum PPN ini memiliki masa pelaksanaan hingga 14 Oktober 2026.

Pembangunan Jalan Tol Kataraja Seksi 1 diarahkan untuk meningkatkan konektivitas antara Jakarta dan Banten, khususnya menghubungkan Jalan Tol Prof. Dr. Sedyatmo di Jakarta Utara menuju wilayah Kosambi, Tangerang. Ruas ini diharapkan dapat mendukung akses transportasi dari Bandara Internasional SoekarnoHatta menuju kawasan PIK 2, sekaligus memperlancar distribusi logistik dan pengembangan kawasan industri serta pergudangan di wilayah utara Tangerang.

Hingga periode pelaporan proyek, progres realisasi pembangunan telah mencapai 94,9 persen, dengan sisa pekerjaan sebesar 5,077 persen. Ruas tol ini juga telah difungsionalkan sejak 9 Oktober 2025 untuk arah PIK 2 menuju Jakarta dan arah Bandara Soekarno-Hatta menuju PIK 2, serta memperoleh kategori Bintang 5 berdasarkan hasil Uji Laik Fungsi yang dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri.

1. Penerapan inovasi engineering dan sistem monitoring struktur

Ilustrasi tol Kataraja Seksi 1. Dok PTPP

Dalam pembangunan proyek ini, PTPP menerapkan sejumlah inovasi engineering, salah satunya melalui review design pada jembatan box girder balanced cantilever yang melintasi Sungai Kamal. Optimalisasi jumlah segmen dari 12 segmen menjadi 7 segmen per traveller berhasil mempercepat pekerjaan erection hingga satu bulan lebih cepat dari target semula.

Selain itu, pada Jembatan JC Sedyatmo yang memiliki bentang lebih dari 100 meter dan radius terkecil sekitar 88 meter, PTPP menerapkan Sistem Monitoring Kesehatan Struktur dengan lebih dari 100 sensor untuk mendukung pengawasan kondisi struktur sejak tahap konstruksi hingga masa operasional. Salah satu tantangan utama proyek terdapat pada pekerjaan Junction Sedyatmo yang berada di atas Jalan Tol Sedyatmo sebagai salah satu akses utama menuju Bandara Soekarno-Hatta. Kondisi area kerja yang terbatas membutuhkan perencanaan dan pelaksanaan konstruksi yang terukur dengan tetap memperhatikan aspek Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE).

2. Pelaksanaan uji pembebanan dan komitmen PTPP

Proses pembangunan Jalan Tol Kataraja Seksi 1 (dok. PTPP)

Sebagai bagian dari tahapan keberterimaan jembatan, Jembatan Ramp 1 JC Sedyatmo telah melaksanakan uji pembebanan pada 27–29 Agustus 2026 bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus (BKJTK). Pengujian dilakukan secara dinamis dan statis dengan berbagai skema pembebanan sesuai Pedoman Penyelenggaraan Keamanan Jembatan Khusus Nomor 13/P/BM/2025.

“Selesainya uji pembebanan Jembatan Ramp 1 JC Sedyatmo menunjukkan komitmen PTPP dalam menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Kataraja Seksi 1 sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan, dan keandalan konstruksi. Kami optimistis proyek ini dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas logistik dan pengembangan kawasan di wilayah Tangerang dan sekitarnya,” ujar Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo pada keterangannya yang diterima (8/9).

3. Optimisme penyelesaian proyek dan infrastruktur transportasi andal

Ilustrasi kendaraan di jalan tol (unsplash.com/Erik Mclean)

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 94,923 persen dan selesainya uji pembebanan Jembatan Ramp 1 JC Sedyatmo, PTPP terus mendorong penyelesaian proyek sesuai target.

Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, PTPP berkomitmen menghadirkan infrastruktur transportasi yang berkualitas, aman, dan andal guna mendukung peningkatan konektivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta dan Tangerang. Sekilas Mengenai PT PP (Persero) Tbk. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article