Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Qatar Kutuk Serangan Israel di Doha yang Targetkan Pemimpin Hamas
Sistem anti-rudal Israel atau Iron Dome mencegat roket-roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza terlihat dari kota Ashkelon, Israel, Rabu (10/5/2023). ANTARA FOTO/Reuters/Amir Cohen/nym.

  • Qatar menyalahkan Israel atas serangan di Doha pada Selasa (9/9/2025)

  • Israel mengakui melakukan serangan tersebut dan mengumumkan mereka menargetkan pemimpin Hamas

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Qatar menyalahkan Israel atas serangan di Doha pada Selasa (9/9/2025). Israel mengakui melakukan serangan tersebut dan mengumumkan mereka menargetkan pemimpin Hamas.

Beberapa ledakan terdengar, sementara asap terlihat mengepul di atas Distrik Katara. Dikutip dari The National, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majid Al Ansari, mengatakan, Israel sangat pengecut karena menyerang mereka dengan menargetkan bangunan tempat tinggal yang ditempati sejumlah anggota politbiro Hamas.

"Qatar mengutuk keras serangan ini dan tidak akan menunjukkan toleransi terhadap tindakan jahat Israel ini," tegasnya.

Tentara Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan, mereka melakukan serangan tepat sasaran yang menargetkan pimpinan senior organisasi teroris Hamas tanpa menyebut Doha.

"Selama bertahun-tahun, para anggota pimpinan Hamas ini telah memimpin operasi organisasi teroris, bertanggung jawab langsung atas pembantaian brutal 7 Oktober, dan telah mengatur serta mengelola perang melawan Negara Israel," kata pernyataan itu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article