Kenang Jasa Pahlawan, Azerbaijan Berbagi dengan Anak Panti Asuhan

Kedutaan Besar Azerbaijan di Jakarta menggelar kegiatan amal bersama penghuni Panti Asuhan Putera Setia menjelang Hari Peringatan Nasional Azerbaijan.
Sebanyak 30 anak menerima bingkisan berisi kebutuhan sesuai usia, sementara karya mereka tentang Azerbaijan turut ditampilkan.
Kegiatan tersebut memperkenalkan bahasa, budaya, dan ikon Azerbaijan sekaligus menyampaikan pesan tentang masa depan yang aman dan damai.
Jakarta, IDN Times – Kedutaan Besar Azerbaijan di Jakarta memperingati Hari Peringatan (Remembrance Day) Nasional Azerbaijan dengan menggelar kegiatan amal bersama anak-anak penghuni Panti Asuhan Putera Setia, Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Sebanyak 30 bingkisan diberikan kepada 30 anak penghuni panti yang berusia 6 hingga 25 tahun. Bingkisan tersebut berisi berbagai kebutuhan, mulai dari mainan, botol minum, hingga perlengkapan perawatan diri yang disesuaikan dengan usia penerima.
Kegiatan ini digelar menjelang Hari Peringatan Azerbaijan yang diperingati setiap 27 September untuk mengenang para prajurit yang gugur dalam Perang Patriotik 44 Hari antara Azerbaijan dan Armenia pada 2020.
Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia Ramil Rzayev mengatakan, kegiatan bersama anak-anak panti merupakan bagian dari upaya mengenang pengorbanan para prajurit yang gugur sekaligus meneruskan pesan tentang pentingnya membangun masa depan yang damai bagi generasi muda.
1. Kenang pengorbanan para pahlawan Azerbaijan

Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia Ramil Rzayev peringati Hari Peringatan (Remembrance Day) Nasional Azerbaijan dengan menggelar kegiatan amal bersama anak-anak penghuni Panti Asuhan Putera Setia, Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta) Dalam sambutannya, Dubes Ramil mengatakan para prajurit yang gugur telah mengorbankan nyawa untuk mempertahankan kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Azerbaijan. Menurutnya, pengorbanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kondisi Azerbaijan pada masa perang, tetapi juga dengan masa depan generasi berikutnya.
“Di hari yang penuh khidmat ini, kita mengenang jasa para syuhada yang telah mengorbankan nyawa demi mempertahankan kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Azerbaijan. Pengorbanan mereka bukan hanya untuk masa kini, mereka menyerahkan nyawa demi masa depan Azerbaijan, demi anak-anak dan generasi muda kita,” ujar Ramil.
Ia mengatakan keberanian para pahlawan tersebut menjadi pengingat mengenai tanggung jawab untuk menciptakan masa depan yang aman dan damai bagi anak-anak.
“Semoga pengorbanan mereka menginspirasi kita untuk mewujudkan masa depan yang lebih cerah dan damai bagi setiap anak,” katanya.
2. Berbagi dengan anak-anak panti asuhan

Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia Ramil Rzayev peringati Hari Peringatan (Remembrance Day) Nasional Azerbaijan dengan menggelar kegiatan amal bersama anak-anak penghuni Panti Asuhan Putera Setia, Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta) Ramil mengatakan dirinya senang dapat bertemu langsung dengan anak-anak Panti Asuhan Putera Setia. Ia berharap bingkisan yang diberikan tidak hanya menjadi hadiah, tetapi juga simbol persahabatan antara masyarakat Azerbaijan dan Indonesia.
“ Kami sangat senang bisa berada di sini bersama kalian hari ini. Hadiah-hadiah kecil yang kami bawa merupakan simbol persahabatan dan kepedulian kami. Kami berharap kalian menyukainya dan mengenang hari ini sebagai jembatan kecil persahabatan antara Azerbaijan dan Indonesia,” ucapnya.
Sebanyak 30 anak penghuni panti menerima bingkisan dalam kegiatan tersebut. Mereka memiliki rentang usia yang cukup beragam, yakni 6 hingga 25 tahun, dengan jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga universitas.
Selain pemberian bingkisan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal Azerbaijan lebih jauh. Sejumlah karya gambar dan mewarnai yang dibuat oleh anak-anak panti turut ditampilkan dalam acara.
Terdapat sekitar 18 karya yang menggambarkan berbagai hal mengenai Azerbaijan, mulai dari pakaian tradisional, makanan khas, bendera, hingga sejumlah ikon negara tersebut.
3. Anak-anak antusias kenali Azerbaijan

Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia Ramil Rzayev peringati Hari Peringatan (Remembrance Day) Nasional Azerbaijan dengan menggelar kegiatan amal bersama anak-anak penghuni Panti Asuhan Putera Setia, Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta) Salah satu anak penghuni Panti Asuhan Putera Setia, Titin Rahmawati (25), mengatakan kegiatan tersebut membuat anak-anak semakin tertarik mengenal Azerbaijan.
Menurut Titin, rasa ingin tahu itu bahkan muncul beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung. Anak-anak mulai mencari tahu mengenai Azerbaijan, termasuk bahasa, budaya, hingga alasan Hari Peringatan diperingati setiap 27 September.
“Mereka juga sebenarnya bersemangat untuk belajar bahasa asing. Mereka juga jadi mencari tahu sebenarnya memang ada apa sih di 27 September ini. Jadi H-3 atau H-5, mereka sudah mencari tahu sendiri tentang Azerbaijan. Mereka juga tertarik dengan keindahan alamnya,” ujar Titin.
Ketertarikan tersebut kemudian dituangkan dalam berbagai gambar. Beberapa karya menampilkan bunga khari bulbul yang merupakan bunga nasional Azerbaijan, sementara karya lainnya menggambarkan alat musik tradisional seperti kamancha, gaval, dan tar.
Anak-anak juga menggambar sejumlah bangunan ikonik Azerbaijan. Benteng Shusha di kawasan Pegunungan Karabakh juga menjadi salah satu objek yang digambarkan.
Ramil mengapresiasi karya-karya tersebut. Ia sempat menunjuk beberapa gambar dan menanyakan pembuatnya sebelum memberikan pujian atas hasil karya anak-anak.
“Bagus, sangat bagus,” ujar Ramil.
Hari Peringatan Azerbaijan diperingati setiap 27 September untuk mengenang para prajurit yang gugur dalam Perang Patriotik 44 Hari pada 27 September hingga 10 November 2020. Menurut data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.908 prajurit Azerbaijan gugur, enam dinyatakan hilang, dan lebih dari seribu lainnya terluka selama perang.
Kedutaan Besar Azerbaijan memilih panti asuhan sebagai lokasi kegiatan dengan pesan, pengorbanan para pahlawan tidak hanya dikenang dalam konteks masa lalu, tetapi juga dikaitkan dengan harapan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi generasi mendatang.

![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


















