Jakarta, IDN Times - Milenial dan Gen Z kerap dianggap kurang nasionalis karena akrab dengan budaya global. Mulai dari menggunakan bahasa asing hingga minim mengekspresikan nasionalismenya melalui kegiatan seremonial yang lazim digunakan pada generasi sebelumnya.
Namun, Indonesia Millennial and Gen Z Report (IMGR) 2027 menunjukkan, nasionalisme di kalangan anak muda tidak hilang. Sebaliknya, cara mereka mengekspresikan kecintaan terhadap Indonesia mengalami perubahan.
Temuan tersebut terungkap dalam Indonesia Millennial and Gen Z Report (IMGR) 2027 yang dirilis IDN Research Institute. Penelitian dilakukan dalam dua gelombang dengan melibatkan 628 responden, terdiri dari 279 Milenial dan 349 Gen Z, menggunakan metode survei kuantitatif, wawancara mendalam, dan triangulasi dengan berbagai data nasional maupun global.
Hasil survei menunjukkan 59,3 persen Milenial dan Gen Z menganggap menyuarakan kritik terhadap kebijakan yang tidak adil sebagai bentuk mencintai Indonesia. Sementara itu, 61 persen responden memilih membeli dan menggunakan produk lokal sebagai wujud kecintaan terhadap Tanah Air.
