Kopdes Merah Putih Buka Jalan UMKM Desa Tembus Pasar Dunia

PT Agrinas Pangan Nusantara meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai wadah kolaborasi UMKM untuk memperluas akses pasar dan memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Koperasi ini menyediakan jaringan distribusi nasional, fasilitas e-commerce, serta marketplace agar produk UMKM bisa menembus pasar kota hingga internasional tanpa menjadi pesaing usaha lokal.
Inisiatif tersebut disampaikan dalam Indonesia Summit 2026 oleh IDN Times yang juga menghadirkan laporan riset tentang aspirasi dan nilai-nilai generasi Milenial serta Gen Z di Indonesia.
Jakarta, IDN Times - PT Agrinas Pangan Nusantara menyiapkan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai wadah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan, koperasi dirancang menjadi rumah bersama bagi pelaku UMKM yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pasar.
“Selama ini sepertinya UMKM tidak punya induk, tapi dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, ini akan menjadi rumah atau wadah bagi seluruh UMKM di seluruh Indonesia,” kata Joao dalam talkshow yang bertajuk ‘SMEs and Cooperatives as Engines of Inclusive Economic Growth’ di Indonesia Summit 2026 yang digelar IDN Times di The Tribrata, Dharmawangsa, Kamis (18/6/2026).
Menurut dia, koperasi nantinya tidak hanya menyediakan tempat berusaha, tetapi membuka akses distribusi yang lebih luas melalui jaringan koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Joao menjelaskan masyarakat dapat memanfaatkan koperasi untuk mengembangkan produk unggulan berdasarkan potensi daerah masing-masing.
“Masyarakat bisa membangun atau membuat sebuah produk yang mereka sepakati secara bersama dan bisa memanfaatkan jaringan Koperasi Merah Putih untuk menjual di seluruh daerah Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ia memastikan koperasi tidak akan menjadi pesaing bagi UMKM lokal. Sebaliknya, koperasi justru disiapkan sebagai sarana kolaborasi yang membantu usaha kecil berkembang.
“Saya pastikan bahwa koperasi tidak akan menjadi saingan atau monopoli tetapi justru koperasi menjadi wadah dari kita semua,” kata Joao.
Selain jaringan distribusi, koperasi akan dilengkapi fasilitas e-commerce dan marketplace untuk memperluas pasar produk UMKM hingga ke luar negeri.
“Kita juga ada e-commerce dan marketplace sehingga kita pastikan bahwa produk-produk UMKM yang selama ini pasarnya terbatas, sekarang kita bisa menghubungkan masyarakat desa dengan masyarakat kota dan masyarakat dunia,” ujarnya.
IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

















