Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Satyawan Jadi Calon Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove

1 min read
Satyawan Jadi Calon Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurachman (IDN Times/M Ilman Na'fian)
  • Presiden Prabowo Subianto menunjuk Prof. Satyawan Pudyatmoko, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan, sebagai calon Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional.
  • Menko Polkam Dudung Abdurachman menyebut pelantikan Kepala Badan Gambut dan Mangrove Nasional dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.
  • Badan baru ini dibentuk untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan secara efektif, berada langsung di bawah koordinasi Presiden, serta berbeda dari BRGM sebelumnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Prof. Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurachman. Satyawan saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan.

"Tadi kalau nggak salah ya, Profesor Satyawan kalau nggak salah, itu dari Kementerian Kehutanan," ujar Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/10/2026).

Dudung menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto diagendakan melantik Kepala Badan Gambut dan Mangrove Nasional pekan depan.

"Memang betul nanti akan ada Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional. Jadi saya lihat sudah ada, mudah-mudahan minggu depan bisa dilantik," kata dia.

Prabowo membentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional saat bertemu dengan sejumlah akademisi dan pakar di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni mengatakan, badan tersebut dibentuk untuk mencegah terjadi karhutla secara efektif dan efisien. Badan tersebut nantinya di bawah langsung koordinasi Presiden.

Dan oleh karena itu nanti lembaga ini berbeda dengan BRGM (Badan Restorasi Gambut dan Mangrove) sebelumnya yang berada di bawah Kementerian Kehutanan, ya, sebelum sempat dibubarkan," kata dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

    Related Articles

    See More