Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Siapkan Rp100 Miliar LPDP S2-S3 Luar Negeri, Pramono: Tak Ada Titipan!
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di gedung PMI, Jakarta, Kamis (17/9/2026)/ (IDN Times Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerbitkan Pergub Nomor 20 Tahun 2026 untuk beasiswa LPDP S-2 dan S-3 di perguruan tinggi terbaik dunia.
  • Program ditargetkan mulai masa studi 2027, dengan kuota 50-75 warga Jakarta berprestasi dan anggaran sekitar Rp100 miliar.
  • Seleksi dilakukan bersama LPDP Pusat tanpa titipan; penerima memperoleh pembiayaan lengkap dan wajib berkontribusi bagi Jakarta setelah studi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sudah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 20 Tahun 2026 beasiswa LPDP S-2 dan S-3 di perguruan tinggi (PT) terbaik dunia.

"Hal yang berkaitan dengan LPDP, memang betul minggu lalu saya sudah menandatangani Pergub," ucap Pramono, Jumat (18/9/2026).

1. Kuota 75 orang

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan orentasi penerima baru KJMU di Balai Kota, Kamis (19/2/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono mengatakan, dalam Pergub tersebut, salah satu mengatur tentang kuota yang akan memberangkatkan 50 sampai 75 warga Jakarta yang berprestasi untuk menempuh pendidikan S2 atau S3 di luar negeri.

"Akan dimulai tahun depan, jumlahnya kurang lebih antara 50 sampai 75 orang," katanya.

2. Dikelola secara profesional

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan orentasi penerima baru KJMU di Balai Kota, Kamis (19/2/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Dia menegaskan, program beasiswa LPDP Pemprov DKI Jakarta akan dilakukan secara profesional sehingga tidak ada modus titip-titipan di program unggulan ini.

"Supaya ini tidak kemudian menjadi tempat untuk orang berebut menitipkan LPDP Jakarta, maka kami bekerja sama dengan LPDP Pusat untuk proses penentuannya," ucap dia.

3. Pemprov DKI siapkan Rp100 miliar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan orentasi penerima baru KJMU di Balai Kota, Kamis (19/2/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Program LPDP memberikan kesempatan kepada warga Jakarta yang berprestasi untuk menempuh pendidikan jenjang magister (S-2) dan doktor (S-3) di perguruan tinggi terbaik dunia.

Pelaksanaannya ditargetkan dimulai pada masa studi 2027, dengan pendaftaran yang direncanakan dibuka pada September 2027. Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar.

Mekanisme seleksi dijalankan bersama LPDP Pusat, sementara Pemprov DKI menentukan penerima, bidang studi, dan destinasi yang selaras dengan kebutuhan sumber daya manusia Jakarta sebagai kota global.

Berdasarkan Pergub 20/2026, penerima Beasiswa Jakarta Unggul memperoleh pembiayaan pendidikan, biaya personal, termasuk biaya hidup, tunjangan buku, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, dan visa, serta biaya penelitian untuk tesis atau disertasi, konferensi internasional, dan publikasi jurnal.

Masa pembiayaannya paling lama dua tahun untuk S-2 dan lima tahun untuk S-3. Setelah selesai studi, penerima wajib berkontribusi bagi pembangunan Jakarta paling singkat selama dua kali masa

Curated For You

Editorial Team

Related Article