Karhutla Sumsel Meningkat, Hotspot High Confident 216 Titik pada 17 September

- Sumatera Selatan masih menjadi wilayah dengan titik hotspot tinggi, dengan 216 titik high confident pada 17 September.
- Data hotspot nasional turun dari 1.308 titik pada 14 September menjadi sekitar 340 titik pada 17 September.
- Rakor penanganan karhutla di Palembang dipimpin Djamari Chaniago dan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi di Sumatera Selatan.
Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut Sumatra Selatan (Sumsel) masih menjadi wilayah dengan titik hotspot tinggi.
Untuk data tingkat kepercayaan tinggi atau high confident, terdapat 239 titik pada 14 September, 245 pada 15 September, 249 pada 16 September, dan 216 pada 17 September.
“Hotspot tidak selalu menjadi fire spot, Tapi ini high confident, kira-kira 80 persen kebenarannya nanti BPBD-nya turun memakai pesawat patroli. Cek yang angka-angka tadi dan kemudian kita terjemahkan menjadi peta perjuangan kita pada hari ini dan pada besok,” kata Raja Juli dalam Rakor Penanganan Karhutla, di Palembang, Jumat (18/9/2026).
1. Hotspot secara nasional menurun

Rakor Penanganan Karhutla, di Palembang, Jumat (18/9/2026). (Dok. Kemenhut) Raja Antoni juga memaparkan data hotspot secara nasional yang tercatat pada 14 September sebanyak 1.308 titik. Jumlah tersebut kemudian turun menjadi sekitar 1.042 pada 15 September, dan kembali menurun hingga sekitar 340 pada 17 September.
“Jadi, ada progres baik kerja kolektif kita,” ujar Raja Antoni.
2. Rakor dipimpin Menko Polkam

Rakor Penanganan Karhutla, di Palembang, Jumat (18/9/2026). (Dok. Kemenhut) Rakor tersebut dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago. Rakor dihadiri Raja Juli, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serja jajaran TNI Polri, BNPB hingga Manggala Agni Kehutanan.
“Saya laporkan ke pak presiden bawah saya ke Sulawesi Selatan, saya bersama-sama dengan Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB ada di sana,” ujar Djamari Chaniago dalam rapat.
3. Menko Polkam dan jajaran meninjau lokasi karhutla di Sumsel

Rakor Penanganan Karhutla, di Palembang, Jumat (18/9/2026). (Dok. Kemenhut) Selain menggelar Rakor, mereka juga meninjau lokasi karhutla di Sumatera Selatan. Djamari mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang memadamkan Karhutla.
Djamari menyebut pemadaman sebagai perang dimana api menjadi lawannya.
“Beliau mengucapkan terimakasih atas perjuangan kita melawan pertempuran tapi kita sebagai komandan sebagai para pimpinannya berfikirlah untuk memenangkan pertempuran ini dalam waktu yang singkat,” tuturnya.





















