Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Skandal Amplop, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan Raja Juli-Kapolres
Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)
  • KPK membuka peluang meminta keterangan ajudan Raja Juli dan Kapolres Kuansing terkait pengembalian amplop berisi uang.
  • Penyidik menelusuri selisih 2.000 Dolar Singapura antara uang yang diduga diberikan dan jumlah yang dikembalikan.
  • Suhardiman Amby telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Kuansing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah KPK memeriksa pihak yang tahu pengembalian amplop?
Vote Now
Selasa (2/6/2026)

Raja Juli mengakui pihaknya menerima amplop berisi uang dari Suhardiman Amby saat audiensi terbuka di Kementerian Kehutanan.

Jumat (12/6/2026)

Amplop tersebut dikembalikan setelah Raja Juli meminta ajudannya mengembalikannya.

Rabu (12/8/2026)

Budi Prasetyo menyatakan KPK membuka peluang meminta keterangan ajudan Raja Juli dan Kapolres Kuansing.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah KPK memeriksa pihak yang tahu pengembalian amplop?
Vote Now
  • What?
    KPK membuka peluang meminta keterangan tentang pengembalian amplop berisi uang dan selisih 2.000 Dolar Singapura.
  • Who?
    Ajudan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, Raja Juli, Suhardiman Amby, dan KPK.
  • Where?
    Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan; amplop diterima dalam audiensi terbuka di Kementerian Kehutanan.
  • When?
    Budi Prasetyo menyampaikan peluang pemeriksaan pada Rabu (12/8/2026).
  • Why?
    Penyidik ingin mengonfirmasi pengembalian dan mendalami penyebab selisih antara uang yang diduga diberikan serta dikembalikan.
  • How?
    Pemeriksaan bergantung pada kebutuhan penyidik, yang dapat meminta keterangan dari pihak yang mengetahui proses pengembalian uang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah KPK memeriksa pihak yang tahu pengembalian amplop?
Vote Now

KPK mau bertanya kepada ajudan Raja Juli dan Kapolres Kuansing. Mereka ingin tahu soal amplop uang dari Suhardiman Amby. Uangnya diduga 14.000 Dolar Singapura, tetapi yang kembali 12.000 Dolar Singapura. Raja Juli bilang ia menerima amplop itu lalu meminta ajudannya mengembalikannya. KPK masih mendalami selisih uangnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah KPK memeriksa pihak yang tahu pengembalian amplop?
Vote Now

Pendalaman KPK terhadap proses pengembalian amplop memberi ruang untuk mengonfirmasi jumlah uang yang diterima dan dikembalikan. Keterangan dari pihak yang mengetahui mekanisme pengembalian dapat membantu penyidik menelusuri selisih 2.000 Dolar Singapura. Proses ini juga berfokus pada kebutuhan penyidik dalam meminta keterangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah KPK memeriksa pihak yang tahu pengembalian amplop?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memeriksa ajudan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana. Mereka berpeluang diperiksa terkait skandal amplop berisi uang yang diserahkan Bupati Kuansing Suhardiman Amby kepada Raja Juli.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan pemeriksaan tersebut untuk mengonfirmasi pengembalian sekaligus mencari tahu penyebab berkurangnya isi amplop. Sebab, Suhardiman diduga menyerahkan uang 14.000 Dolar Singapura kepada Raja Juli, namun jumlahnya berkurang menjadi 12.000 Dolar Singapura setelah dikembalikan.

1. Berdasarkan kebutuhan penyidik

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo (IDN Times/Aryodamar)

Meski begitu, Budi belum bisa memastikan kapan pemeriksaan tersebut dilakukan. Sebab, hal itu bergantung pada kebutuhan penyidik KPK.

“Tentunya penyidik membutuhkan keterangan untuk melakukan pendalaman berkaitan dengan proses pengembalian yang dilakukan oleh Pak Menteri kepada pihak-pihak di Pemerintah Kabupaten Kuansing, ya, terutama soal jumlah pengembalian yang ada gap, ada selisih dari jumlah yang diberikan,” tujarnya.

2. Raja Juli akui terima amplop dari Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni (dok. Kemenhut)

Sebelumnya, Raja Juli mengakui sempat menerima amplop berisi uang dari Bupati Kuansing Suhardiman Amby. Amplop itu diterima pihaknya pada Selasa, 2 Juni 2026, saat keduanya bertemu dalam sebuah audiensi terbuka di Kementerian Kehutanan.

Raja mengklaim awalnya tak mengetahui isinya apa dan meminta ajudannya mengembalikan amplop tersebut. Namun, baru sempat dikembalikan pada Jumat, 12 Juni 2026 atau 17 hari sebelum sang bupati kena OTT KPK.

Raja pun baru melaporkannya pada KPK empat hari setelah Suhardiman Amby kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Namun, laporan itu ditolak KPK.

3. Suhardiman Amby tersangka korupsi

Bupati Kuansing Suhardiman Amby (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Diketahui, KPK menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Suhardiman ditetapkan menjadi tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing bersama Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant, Ardiles.

Atas perbuatannya, Zulkarnain dan Ardiles selaku pemberi disangkakan telah melanggar Pasal 605 atau Pasal 606 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 20 huruf c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Sedangkan Suhardiman Amby sebagai penerima diduga telah melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b dan atau Pasal 12 B UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Sampaikan pendapatmu soal pemeriksaan KPK

Perlukah KPK memeriksa pihak yang tahu pengembalian amplop?

See More
Perlu diperiksa
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak perlu diperiksa

Curated For You

Editorial Team

Related Article