Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sopir Taksi Baru 2 Hari Bekerja di Green SM Sebelum Kecelakaan Kereta
Taksi Green SM tertemper kereta di Bekasi Timur (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
  • Polres Bekasi Kota memeriksa sopir taksi Green SM berinisial RRP dua kali terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, namun statusnya masih sebagai saksi.
  • RRP diketahui baru bekerja dua hari di perusahaan taksi listrik asal Vietnam dan hanya menjalani pelatihan dasar selama satu hari sebelum insiden terjadi.
  • Kecelakaan maut antara KRL relasi Bekasi-Cikarang dan taksi Green SM yang mogok di perlintasan Bulak Kapal menewaskan 16 orang pada Senin malam, 27 April 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
25 April 2026

RRP mulai bekerja di perusahaan taksi listrik Green SM dan mengikuti pelatihan dasar selama satu hari mengenai pengoperasian kendaraan.

27 April 2026

Kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur ketika KRL relasi Bekasi–Cikarang menabrak taksi Green SM yang mogok di perlintasan Bulak Kapal. Sebanyak 16 orang meninggal dunia akibat insiden ini.

28 April 2026

Polres Bekasi Kota memeriksa RRP untuk pertama kalinya terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

29 April 2026

RRP kembali diperiksa oleh penyidik Polres Bekasi Kota untuk kedua kalinya dan masih berstatus sebagai saksi.

30 April 2026

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan bahwa RRP baru dua hari bekerja sebelum kecelakaan terjadi dan pelatihannya masih tahap dasar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kecelakaan antara kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL relasi Bekasi–Cikarang di Stasiun Bekasi Timur yang menabrak taksi listrik Green SM hingga menyebabkan 16 orang meninggal dunia.
  • Who?
    Sopir taksi Green SM berinisial RRP, yang baru dua hari bekerja dan telah diperiksa dua kali oleh Polres Bekasi Kota, serta aparat kepolisian yang menangani penyelidikan.
  • Where?
    Perlintasan rel Bulak Kapal, tidak jauh dari Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
  • When?
    Kecelakaan terjadi pada Senin malam, 27 April 2026. Pemeriksaan terhadap sopir dilakukan pada 28 dan 29 April 2026. Pernyataan resmi disampaikan Kamis, 30 April 2026.
  • Why?
    Taksi listrik Green SM mogok di perlintasan rel saat KRL melintas. Penyebab pasti mogoknya kendaraan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
  • How?
    KRL relasi Bekasi–Cikarang menabrak taksi yang berhenti di jalur kereta. Benturan mengakibatkan kecelakaan besar dengan korban jiwa dan kini sedang didalami oleh tim penyidik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada mobil taksi yang mogok di rel kereta di Bekasi. Kereta datang dan tabrakan sama taksi itu. Banyak orang meninggal, ada enam belas orang. Sopir taksinya namanya RRP, dia baru kerja dua hari dan baru latihan satu hari. Polisi sudah tanya dia dua kali dan sekarang masih diselidiki.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Polres Bekasi Kota telah memeriksa sopir taksi Green SM berinisial RRP terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. RRP hingga saat ini masih berstatus saksi meski telah diperiksa sebanyak dua kali pada Salasa (28/4/2026) dan Rabu (29/4/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, RRP baru bekerja di perusahaan taksi listrik asal Vietnam itu selama dua hari sebelum terlibat kecelakaan kereta pada Senin (27/4/2026).

“Dari hasil keterangan driver ataupun sopir taksi online yang sudah dimintai keterangan bahwa yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026,” kata Budi di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

RRP juga mengaku baru menjalankan pelatihan selama satu hari. Pelatihan itu terkait pengenalan dasar mengenai taksi listrik yang akan ia kendarai.

“Jadi terkait tentang bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari. Nah, bagaimana menyalakan, mematikan mobil serta cara lampu sein, parkir dan lain-lain. Ini terjadi, ini masih didalami oleh teman-teman penyidik,” ujar Budi.

Sebanyak 16 orang meninggal dunia imbas kecelakaan kereta Api Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.

Insiden kecelakaan bermula ketika KRL relasi Bekasi-Cikarang menabrak taksi Green SM yang mogok di perlintasan rel Bulak Kapal, tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.

Editorial Team