Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Survei: 73,2 Persen Publik Puas dengan Kerja Prabowo, Gibran 66 Persen
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wapres Gibran Rakabuming Raka berpelukan usai dilantik dalam sidang paripurna MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
  • Survei Poltracking Indonesia menunjukkan 73,2 persen publik puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto, dengan mayoritas responden menyatakan cukup puas atas kepemimpinannya.
  • Tingkat kepuasan publik terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 66,8 persen, lebih rendah dibandingkan Prabowo, sementara 30 persen responden menyatakan tidak puas.
  • Kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran didorong oleh bantuan tepat sasaran, program Makan Bergizi Gratis, serta kepemimpinan tegas; sektor kesehatan mencatat tingkat kepuasan tertinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang bilang mereka senang sama kerja Pak Prabowo dan Mas Gibran. Yang suka sama Pak Prabowo ada banyak banget, lebih dari setengahnya. Yang suka sama Mas Gibran juga banyak tapi sedikit lebih kecil. Orang bilang mereka senang karena bantuan pemerintah pas, ada makan bergizi gratis, dan pemimpin tegas. Sekarang banyak yang masih merasa puas sama pemerintah mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto, yang berada di angka 73,2 persen. Dengan rincian 8,9 persen sangat puas dan 64,3 persen cukup puas.

Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, mengatakan publik yang merasa tidak puas dengan Prabowo berada di angka 24,8 persen. Angka ini merupakan akumulasi dari 22,9 persen kurang puas dan 1,9 persen sangat tidak puas.

Adapun survei ini diselenggarakan pada 11 sampai 17 Mei 2026 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Sampel pada survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Klaster survei menjangkau 38 provinsi di seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024, sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka, dengan menggunakan teknologi aplikasi terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa atau kelurahan terpilih.

"Maksud dan tujuan dari survei ini secara umum untuk mengukur kinerja Pemerintah dan Program Prioritas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di tengah kondisi geopolitik saat ini, serta berbagai kebijakan yang sudah diambil," imbuh Masduri.

1. Kepuasan terhadap kerja Gibran lebih rendah

Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka hadir dalam upacara Hari Lahir Pancasila 2026 pada Senin (1/6/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Sementara, kepuasan publik terhadap Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka lebih rendah ketimbang Prabowo. Putra sulung Presiden ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo itu hanya berada di angka 66,8 persen.

"Sebanyak 5,7 persen (publik) sangat puas terhadap kinerja wakil presiden, kemudian yang cukup puas di angka 61,1 persen. Sehingga kalau ditotal angkanya ada 66,8 persen," kata Masduri dalam jumpa pers virtual, Kamis (4/6/2026).

Kemudian, sebanyak 30 persen publik merasa tidak puas dengan kinerja Gibran, dengan rincian 26,6 persen kurang puas dan 3,4 persen sangat tidak puas.

2. Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah Prabowo-Gibran

Presiden Prabowo Subianto (kanan) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersiap memimpin sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (22/1/2025). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/)

Masduri juga mengungkapkan, kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran berada di angka 72,2 persen. Dengan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah tercatat lebih tinggi, yakni 74,2 persen.

Angka tersebut menunjukkan kepuasan publik masih tergolong tinggi, karena berada di atas ambang 70 persen, meski terdapat variasi penilaian di sejumlah sektor kebijakan.

"Sementara itu yang menyatakan kurang puas ada di angka 23,2 persen dan sangat tidak puas ada di 1,9 persen. Sehingga kalau total yang tidak puas dengan pemerintah Prabowo-Gibran ada di angka 25,1 persen," ujar Masduri.

3. Alasan publik merasa puas dengan pemerintahan Prabowo

Foto bersama Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Menteri, Kepala Lembaga setingkat Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2024). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Tiga alasan utama publik merasa puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran adalah karena bantuan pemerintah dinilai tepat sasaran (14,0 persen), program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 13,8 persen, serta kepemimpinan yang dinilai tegas dan berwibawa sebesar 10,6 persen.

"Kemudian yang cukup signifikan ada masalah ekonomi juga di angka 9,4 persen. Ada pula (di bawahnya) jaminan akses pendidikan, layanan kesehatan, kinerja yang terbukti, dan seterusnya," ujar Masduri.

Jika dilihat berdasarkan sektor, bidang kesehatan menjadi yang paling tinggi tingkat kepuasannya dengan 75,4 persen, disusul pertahanan dan keamanan 74,5 persen, serta pendidikan 72,5 persen.

Sektor sosial budaya mencatat kepuasan 70,3 persen, politik dan stabilitas nasional 69,1 persen, serta hukum dan pemberantasan korupsi 64,5 persen. Sementara, bidang ekonomi menjadi sektor dengan tingkat kepuasan paling rendah, yakni 59,2 persen.

Poltracking juga menemukan tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran relatif merata di berbagai wilayah Indonesia. Persebaran publik yang merasa puas berdasarkan kelompok wilayah, publik di wilayah Sumatra, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah–DIY, DKI Jakarta-Banten, Sulawesi, Kalimantan, Bali-Nusa, dan Maluku-Papua cenderung puas terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sebaran lainnya berdasarkan kelompok usia, semua kelompok usia mulai dari Generasi Z, Milenial, Generasi X, Baby Boomers, dan Silent Gen juga cenderung puas terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

Editorial Team

Related Article