KemenHAM Minta Warga Tak Terprovokasi Bentrok Matraman

- KemenHAM meminta warga tidak terprovokasi pascabentrok antar kelompok di Menteng yang menimbulkan korban jiwa, serta mempercayakan pengusutan kepada kepolisian secara profesional dan menjunjung HAM.
- KemenHAM berkoordinasi dengan pihak di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah konflik meluas, termasuk tindakan yang bertentangan dengan hukum serta hak asasi manusia.
- Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi belum terverifikasi atau narasi bernuansa suku dan etnis, demi menjaga persatuan, keharmonisan sosial, serta situasi Jakarta yang kondusif.
Jakarta, IDN Times - Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi menyusul bentrok antar kelompok di kawasan Matraman, Jakarta Pusat, yang menimbulkan korban jiwa. KemenHAM juga meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus itu kepada kepolisian agar diproses secara profesional, transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta memberikan kepercayaan penuh kepada kepolisian dalam mengusut tuntas peristiwa ini. Mari kita jaga keamanan, kedamaian, dan persatuan dengan tetap menghormati hukum serta nilai-nilai hak asasi manusia," ujar Kepala Kantor Wilayah KemenHAM DKI Jakarta, Mikael Azedo Harwito, dalam keterangannya, dikutip Rabu (29/7/2026).
1. KemenHAM koordinasi cegah konflik meluas

KemenHAM menyatakan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di sekitar lokasi kejadian. Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah tindakan yang bertentangan dengan hukum dan hak asasi manusia.
2. Warga diminta tak percaya informasi yang belum terverifikasi

KemenHAM mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Publik juga diminta tidak membangun maupun menyebarkan narasi yang mengaitkan bentrokan dengan kelompok suku atau etnis tertentu karena berpotensi memperbesar konflik dan mengganggu keharmonisan sosial.
3. KemenHAM ajak masyarakat jaga persatuan

KemenHAM berharap seluruh elemen masyarakat tetap menjaga persatuan, saling menghormati, dan mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, serta kondusif. Lembaga itu juga berharap kepercayaan terhadap proses hukum yang berjalan dapat menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Jakarta.




















