Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam acara Waktunya Indonesia Maju di SICC, Minggu (10/12/2023) (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Jakarta, IDN Times - Lembaga riset internasional Ipsos Public Affairs melakukan survei terhadap elektabilitas tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Pemilu 2024. Hasilnya, pasangan nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul.

Survei dilakukan pada 27 Desember 2023 hingga 5 Januari 2024, dengan melibatkan 2 ribu responden di 34 provinsi. Dalam surveinya, Ipsos menggunakan pola pengambilan data dengan multistage random sampling, metode wawancara tata muka. Kemudian, margin of error sekitar 2,19 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

1. Prabowo-Gibran di posisi puncak

Calon Presiden RI, Prabowo Subianto, dan Calon Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. (IDN Times/TKN Prabowo-Gibran)

Peneliti senior Ipsos Public Affairs, Arif Nurul Imam, menerangkan pasangan Prabowo-Gibran unggul dibanding dua kandidat lainnya.

“Dibandingkan data survei akhir November, Prabowo-Gibran kembali mengalami kenaikan dari 42,66 persen ke 48,05 persen. Sementara, Anies-Muhaimin cenderung stagnan dari 22,13 ke 21,80 persen, dan Ganjar-Mahfud dari 22,95 turun 18,35 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan menurun tipis dari 12,26 turun ke 11,80,” ujar Arif dalam keterangannya, Rabu (10/1/2024).

2. Jokowi efek turut kerek elektabilitas Prabowo-Gibran

Prabowo Subianto mendampingi Presiden Joko "Jokowi" Widodo membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) berupa sembako di Pasar Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2023) (dok. Tim Humas Prabowo)

Arif menjelaskan, Jokowi efek turut mengerek elektabilitas Prabowo-Gibran. Terlebih, kepuasan respoden terhadap kinerja Presiden Joko "Jokowi" Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga masih tinggi.

"Jika kita mengaitkan kenaikan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah Jokowi-Ma’ruf saat ini, dari 65 persen di November menjadi 74 persen di Desember," kata dia.

"Maka hal ini bisa dibaca bahwa siapa pun paslon capres-cawapres yang dianggap melanjutkan program-program kerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, besar kemungkinan akan mendapatkan Jokowi effect dalam hal elektabilitas," kata dia.

3. Elektabilitas Gerindra tertinggi

Partai Gerindra (gerindra.id)

Sementara, untuk partai politik, elektabilitas Partai Gerindra paling unggul. Gerindra mendapat 27 persen dan posisi kedua PDI Perjuangan (PDIP) dengan elektabilitas 21 persen.

“Secara berturut-turut partai politik yang berpotensi masuk parlemen adalah Partai Gerindra yang mencapai elektabilitas hingga 27 persen, disusul PDI Perjuangan sebesar 21 persen, Golkar 8 persen, PKB 7 persen, PKS 7 persen, NasDem 6 persen, PAN 4 persen, Demokrat 3 persen. Posisi PPP dan PSI masih belum aman karena kini turun dibanding survei sebelumnya,” ujar Deputy Director Ipsos Public Affairs, Sukma Widyanti.

“Survei ini juga menunjukkan bahwa pada basis-basis PDI Perjuangan, khususnya Jawa Tengah, yang disebut sebagai kandang banteng, menunjukkan suara Ganjar semakin tergerus,” imbuhnya.

 

Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times. Jangan lupa sampaikan pertanyaanmu di kanal Tanya Jawab, ada hadiah uang tunai tiap bulan untuk 10 pemenang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article