Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Survei: Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran 63,2 Persen
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming berbincang bersama Presiden ketujuh RI Joko "Jokowi" Widodo saat upacara 17 Agustus 2026 di Istana Kepresidenan, Senin (17/8/2026). (Dok YouTube Sekretariat Presiden)
  • Poltracking mencatat kepercayaan publik kepada pemerintahan Prabowo-Gibran berada di angka 63,2 persen dan terus menurun dibandingkan Oktober 2025.
  • Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan tercatat 55,1 persen, sementara 40,2 persen responden menyatakan tidak puas.
  • Ekonomi menjadi bidang dengan kepuasan terendah, yakni 41,8 persen, dalam survei terhadap 1.220 responden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana penilaianmu terhadap kinerja Prabowo-Gibran?
Vote Now
Oktober 2025

Kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat 81,5 persen. Kepuasan publik tercatat 78,1 persen.

Maret 2026

Kepercayaan publik tercatat 75,1 persen. Kepuasan publik menjadi 74,1 persen.

Mei 2026

Kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat 74,2 persen.

Juli 2026

Kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat 65 persen.

14 sampai 20 Agustus 2026

Poltracking melakukan wawancara survei secara tatap muka kepada 1.220 responden.

Agustus 2026

Kepercayaan publik tercatat 63,2 persen. Kepuasan terhadap kinerja pemerintahan tercatat 55,1 persen.

Senin (31/8/2026)

Poltracking Indonesia merilis survei terbaru mengenai kepercayaan dan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana penilaianmu terhadap kinerja Prabowo-Gibran?
Vote Now
  • What?
    Poltracking Indonesia mencatat penurunan kepercayaan dan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
  • Who?
    Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR, Masduri Arawi, Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, dan 1.220 responden terlibat dalam survei ini.
  • Where?
    Jakarta menjadi lokasi yang disebutkan, sementara lokasi wawancara tatap muka belum ada keterangan resmi.
  • When?
    Survei dirilis pada Senin (31/8/2026), sedangkan wawancara dilakukan pada 14 sampai 20 Agustus 2026.
  • Why?
    Alasan penurunan kepercayaan dan kepuasan publik belum ada keterangan resmi.
  • How?
    Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan metode multistage random sampling kepada WNI yang sudah memiliki hak pilih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana penilaianmu terhadap kinerja Prabowo-Gibran?
Vote Now

Poltracking melihat orang-orang makin kurang percaya dan kurang puas dengan pemerintahan Prabowo dan Gibran. Sekarang, 63,2 persen orang percaya dan 55,1 persen merasa puas. Survei ini bertanya langsung kepada 1.220 WNI yang punya hak pilih pada 14 sampai 20 Agustus 2026. Ekonomi mendapat angka kepuasan paling rendah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana penilaianmu terhadap kinerja Prabowo-Gibran?
Vote Now

Data survei memberi gambaran terukur tentang perubahan penilaian publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Rincian kepuasan di sejumlah bidang, termasuk ekonomi, hukum, kesehatan, serta sosial budaya, juga menunjukkan area yang dinilai responden. Wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden dan margin of error yang disebutkan membuat hasilnya memiliki konteks metodologis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana penilaianmu terhadap kinerja Prabowo-Gibran?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Lembaga survei Poltracking Indonesia mengungkap tren penurunan kepercayaan dan kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto-Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Fenomena tersebut terekam dalam survei terbaru Poltracking yang dirilis pada Senin (31/8/2026).

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran berada di angka 63,2 persen. Sementara 32,5 persen responden menyatakan tidak percaya dan 4,3 persen tidak menjawab.

"Ini trennya (tingkat kepercayaan publik) menurun dari 81,5 persen pada Oktober 2025; Maret 2026 menjadi 75,1 persen; Mei 2026 74,2 persen; Juli 2026 65 persen; dan Agustus 63,2 persen," ujarnya dalam konferensi pers secara daring, Senin.

1. Tingkat kepuasan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran juga menurun

Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka (dok. Setwapres)

Survei itu juga merekam tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran yang saat ini berada di angka 55,1 persen. Sementara 40,2 persen merasa tidak puas dan 4,7 persen tidak tahu.

"Angkanya kalau dibaca (yang puas) memang masih mayoritas, tetapi angka ini angka yang rendah. Angka yang penting untuk diperhatikan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran, pada seluruh anggota kabinet lembaga negara. Artinya ada penurunan yang cukup signifikan di dua bulan terakhir terhadap tingkat kepuasan," ucap Hanta.

Hanta menjelaskan, tren kepuasan publik terhadap pemerintah terus mengalami penurunan. Di mana pada survei Oktober 2025 lalu, kepuasan publik mencapai 78,1 persen. Lalu berangsur anjlok pada Maret 2026 menjadi 74,1 persen; Mei 2026 72,2 persen; Juli 2026 58,4 persen; dan Agustus 2026 55,1 persen.

2. Ekonomi jadi bidang yang tidak memuaskan bagi publik

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menyaksikan parade defile HUT ke-80 Bhayangkara, di Mako Brimob, Cikeas, Rabu (1/7/2026). (Youtube/IDNTimes)

Poltracking juga mencatat sejumlah bidang dengan kepuasan tertinggi dan terendah. Bidang ekonomi menjadi sektor dengan tingkat kepuasaan terendah, hanya memperoleh angka 41,8 persen.

Kemudian di atasnya ada bidang hukum dan pemberantasan korupsi dengan kepuasaan 48,3 persen; politik dan stabilitas nasional 51,9 persen; pertahanan dan keamanan 61,6 persen; kesehatan 62,6 persen; sosial budaya 63,7 persen; dan pendidikan 63,9 persen.

3. Survei digelar 14 sampai 20 Agustus

Ilustrasi survei. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Sementara, peneliti Poltracking Indonesia, Masduri Arawi mengatakan, wawancara survei dilaksanakan secara tatap muka langsung pada 14 sampai 20 Agustus 2026.

"Populasi survei WNI yang sudah memiliki hak pilih, metode multistage random sampling. Jumlah survei 1.220 responden dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen," jelas dia.

Yuk, pilih penilaianmu

Bagaimana penilaianmu terhadap kinerja Prabowo-Gibran?

See More
Puas
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak puas

Curated For You

Editorial Team

Related Article