Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
TOP 5: Korban Keracunan MBG 1.742 Orang hingga KBRI Didemo Gegara Karhutla
Kondisi di RSUD Notopuro Sidoarjo saat ratusan santri mengalami keracunan MBG, Selasa (1/9/2026). IDN Times/Khusnul Hasana
  • ICW mencatat 1.742 korban keracunan Makan Bergizi Gratis sepanjang Juli-September 2026 dan meminta program dihentikan karena tata kelolanya dinilai buruk.
  • Banding empat anggota BAIS TNI menghasilkan vonis lebih ringan; dua terdakwa teror air keras yang sebelumnya dipecat kini tidak lagi dijatuhi pemecatan.
  • Penyidik menemukan 240 ribu dolar AS di mobil milik eks Kepala BGN Dadan Hindayana, sementara warga Malaysia mendesak Indonesia membuka informasi karhutla.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sebanyak 1.742 orang dilaporkan mengalami keracunan program Makan Bergizi Gratis, sementara warga Malaysia memprotes penanganan kebakaran hutan dan lahan Indonesia di depan KBRI Kuala Lumpur.
  • Who?
    Indonesia Corruption Watch, korban keracunan MBG, Himpunan Advocacy Rakyat Malaysia, Greenpeace Malaysia, Pemerintah Indonesia, serta KBRI Kuala Lumpur terlibat dalam perkembangan tersebut.
  • Where?
    Kasus keracunan MBG terjadi di Indonesia; aksi protes warga Malaysia berlangsung di depan Gedung KBRI Kuala Lumpur, Malaysia.
  • When?
    Korban keracunan MBG tercatat sepanjang Juli hingga September 2026. Aksi protes di KBRI Kuala Lumpur berlangsung pada Jumat, 4 September 2026.
  • Why?
    ICW meminta program MBG dihentikan karena keracunan berulang dinilai menunjukkan buruknya tata kelola. Demonstran menuntut keterbukaan titik kebakaran, hasil penyelidikan karhutla, dan pemilik konsesi lahan.
  • How?
    ICW menyampaikan jumlah korban dan desakan penghentian MBG. HARAM serta Greenpeace Malaysia menggelar aksi protes damai sambil mendesak Pemerintah Indonesia membuka informasi terkait karhutla.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sebanyak 1.742 orang sakit karena makanan gratis, jadi ICW ingin programnya berhenti. Dua tentara tidak jadi dipecat setelah banding. Xanana Gusmao bertemu Jokowi di Solo. Penyidik menemukan banyak dolar di mobil box milik Dadan. Warga Malaysia juga berdemo di KBRI karena kebakaran hutan masih terjadi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah berbagai persoalan yang mencuat, perhatian publik dan langkah lembaga terkait menunjukkan ruang bagi akuntabilitas yang lebih kuat. Sorotan ICW terhadap keselamatan penerima MBG, aksi damai warga Malaysia yang menuntut keterbukaan karhutla, serta temuan penyidik atas uang tunai mencerminkan bahwa isu-isu penting tidak dibiarkan luput dari pengawasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Dalam dua bulanan sepanjang Juli hingga September 2026, setidaknya 1.742 orang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Karena itu, mereka ingin agar program tersebut dihentikan. ICW menegaskan, korban keracunan MBG tidak semestinya hanya dipandang sebagai angka statistik. Menurut ICW, kejadian berulang tersebut menunjukkan buruknya tata kelola MBG, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Sementara itu, akibat kebakaran hutan dan lahan yang terus terjadi, Sekelompok warga Malaysia yang tergabung di dalam Himpunan Advocacy Rakyat Malaysia (HARAM) dan Greenpeace Malaysia menggelar aksi protes damai di depan Gedung KBRI Kuala Lumpur pada Jumat (4/9/2026). Mereka mendesak Pemerintah Indonesia mengungkap informasi penting seperti titik kebakaran, hasil penyelidikan mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan identitas kepemilikan lahan konsesi.

Berita-berita di atas ditayangkan pada Jumat (4/9/2026) bersama berita-berita menarik lainnya di kanal News IDN Times. Untuk mengetahui selengkapnya, berikut disajikan dalam Top 5 News IDN Times.

1. Dalam 2 Bulanan 1.742 Orang Keracunan MBG, ICW Minta Disetop

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkan, setidaknya 1.742 orang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang Juli hingga September 2026. Karena itu, mereka ingin agar program tersebut dihentikan.

ICW menegaskan, korban keracunan MBG tidak semestinya hanya dipandang sebagai angka statistik. Tapi kejadian keracunan yang berulang menunjukkan buruknya tata kelola MBG.

Baca selengkapnya di sini!

2. Vonis Banding Ringan, Dua TNI Pelaku Teror Air Keras Batal Dipecat

Putusan banding terhadap empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI lebih ringan dibandingkan di pengadilan tingkat pertama.

Di pengadilan tingkat pertama, dua dari empat anggota TNI turut dijatuhi vonis pemecatan dari dinas militer. Namun, di tingkat banding, keduanya lolos dari vonis pemecatan.

Baca selengkapnya di sini!

3. Xanana Gusmao Temui Jokowi di Solo, Belum Ada Rencana Bertemu Prabowo

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan, pertemuan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao dengan Presiden ke-7 RI Joko “Jokowi” Widodo di Solo, Jawa Tengah, merupakan agenda pribadi kedua tokoh, bukan kunjungan resmi kenegaraan.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, Kemlu tidak memegang rincian mengenai agenda pertemuan tersebut. Sebab, pertemuan Xanana dan Jokowi merupakan inisiatif silaturahmi pribadi dan tidak masuk dalam agenda resmi pemerintah Indonesia.

Baca selengkapnya di sini!

4. Dadan Hindayana Simpan 240 Ribu Dolar AS di Mobil Box, Parkir di Basement

Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menemukan uang tunai dari beberapa kendaraan milik eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang berada di basement apartemen di Sentul, Jawa Barat.

Penyidik menemukan 240 ribu dolar Amerika Serikat yang disimpan di sebuah mobil box, Suzuki Carry Pickup putih dengan nomor polisi D 8649 UK. Uang tersebut disimpan dalam box besi warna biru.

Baca selengkapnya di sini!

5. Warga Malaysia Demo KBRI Kuala Lumpur, Desak RI Ungkap Pembakar Hutan

Sekelompok warga Malaysia yang tergabung di dalam Himpunan Advocacy Rakyat Malaysia (HARAM) dan Greenpeace Malaysia melakukan aksi protes damai di depan Gedung KBRI Kuala Lumpur pada Jumat (4/9/2026).

Mereka mendesak Pemerintah Indonesia mengungkap informasi penting seperti titik kebakaran, hasil penyelidikan mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan identitas kepemilikan lahan konsesi.

Baca selengkapnya di sini!

Editorial Team

Related Article