Pramono Sebut Flona Jakarta 2026 Salah Satu yang Terbaik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai Flona Jakarta 2026, yang berlangsung hingga 28 September di Lapangan Banteng, sebagai salah satu penyelenggaraan terbaik.
Stan dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa-Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua menampilkan ornamen rumah dan tanaman khas, mencerminkan keberagaman serta keterbukaan Jakarta.
Jumlah pengunjung Flona Jakarta meningkat: sekitar 12 ribu orang per hari pada hari biasa dan dapat melampaui 17 ribu orang per hari saat akhir pekan.
Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai, pelaksanaan Pameran Flora dan Fauna (Flona) Jakarta 2026 menjadi salah satu penyelenggaraan terbaik.
Menurutnya, keberagaman tema yang ditampilkan dalam pameran yang berlangsung hingga 28 September 2026 ini mencerminkan karakter Jakarta yang terbuka terhadap berbagai budaya.
Pramono mengatakan, hal tersebut terlihat setelah dirinya berkeliling melihat sejumlah stan yang mewakili wilayah Jakarta serta berbagai daerah di Indonesia.
"Pameran pertamanan flora dan fauna yang disingkat dengan Flona Jakarta merupakan pameran tahunan yang berskala nasional, dan diisi dari berbagai daerah flora dan fauna. Terus terang pelaksanaannya tahun ini menurut saya salah satu pelaksanaan yang terbaik," kata Pramono di Lapangan Banteng, Jumat (4/9/2026)
1. Tiap stan menampilkan tema beda

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi pameran Flora dan Fauna (Flona) Jakarta 2026 di Lapangan Banteng, Jumat (4/9/2026)/ (IDN Times Dini Suciatiningrum) Ia menyebut, setiap stan menghadirkan tema berbeda yang menggambarkan keberagaman daerah di Indonesia. Mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa-Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua.
Keberagaman tersebut, lanjut Pramono, ditampilkan melalui berbagai ornamen, bentuk rumah, hingga tanaman khas daerah masing-masing.
"Itu tergambarkan dari ornamen rumah, tanaman, yang menurut saya sangat-sangat baik dan menginspirasi," ujarnya.
2. Gambaran Jakarta kota terbuka

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi pameran Flora dan Fauna (Flona) Jakarta 2026 di Lapangan Banteng, Jumat (4/9/2026)/ (IDN Times Dini Suciatiningrum) Pramono menilai, konsep tersebut sekaligus menjadi gambaran mengenai Jakarta sebagai kota yang menerima keberagaman masyarakat dari berbagai latar belakang. Menurutnya, masyarakat dengan berbagai etnik dan budaya memiliki ruang untuk memperkenalkan identitasnya di Jakarta.
"Sehingga dengan demikian inilah mencerminkan bahwa Jakarta itu dalam hal yang menyangkut keberagaman, perbedaan, menerima keterbukaan bagi masyarakat Jakarta, bagi siapa pun yang datang ke Jakarta dengan etnik budaya masing-masing, tentunya kami sangat terbuka," katanya.
3. Pengunjung bisa tembus Rp17 ribu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi pameran Flora dan Fauna (Flona) Jakarta 2026 di Lapangan Banteng, Jumat (4/9/2026)/ (IDN Times Dini Suciatiningrum) Selain keberagaman tema, Pramono menyebut jumlah pengunjung Flona Jakarta tahun ini juga mengalami peningkatan.
"Tadi Kepala Dinas Pertamanan Hutan Kota menyampaikan, bahkan bisa di atas 17 ribu Pak, per hari. Jadi hari biasa 12 ribu, hari Sabtu-Minggu biasanya bisa sampai dengan 17 ribu" ucapnya.




















