Transformasi dimulai dari harmonisasi tata kelola & operasional, menyatukan praktik terbaik, serta membangun standar layanan nasional yang seragam. Dua bandara tersibuk, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditetapkan sebagai pilot project. (Dok. InJourney)
Sejak awal berdiri, InJourney Airports memulai babak baru pengelolaan kebandarudaraan nasional dengan fondasi transformasi terstruktur dan terintegrasi. Transformasi tersebut tidak menghilangkan warisan sejarah pengelolaan bandara sebelumnya, melainkan memperkuatnya melalui standar layanan kelas dunia.
Program ACI ASQ sendiri merupakan satu-satunya program global yang mengukur tingkat kepuasan penumpang secara real-time saat berada di bandara, baik di area keberangkatan maupun kedatangan. Dengan metode survei langsung kepada penumpang, ASQ menjadi tolok ukur paling kredibel dalam menilai kualitas layanan dan pengalaman pelanggan di bandara.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, “Pencapaian global ini adalah fase penting dalam mewujudkan bandara sebagai wajah dan kebanggaan bangsa (face and pride of the nation).”
“Kami berterima kasih kepada regulator, para stakeholders, seluruh karyawan, dan para pengguna jasa bandara atas dukungannya. Penghargaan ini menunjukkan bahwa transformasi yang kami jalankan berada di jalur yang tepat untuk menghadirkan layanan kelas dunia dan menunaikan komitmen Melayani Sepenuh Hati kepada para travelers,” ujar Mohammad R. Pahlevi.